BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Benarkah Kepala BNN Budi Waseso Masuk Bursa Calon Gubernur Jakarta?

kepala bnn budi waseso - binBN- Jakarta, Tersiar kabar, DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) merahasiakan enam nama bakal calon gubernur DKI yang lolos dalam &t and proper test. Jika melihat dari 27 tokoh yang mendafar di DPD PDI-P, ahli tata kota yang mengikuti penjaringan adalah Marco Kusumawijaya. Kemudian bakal calon gubernur yang berpengalaman lama dalam jajaran birokrasi adalah Yusril Ihza Mahendra. Sedangkan pendafar dari kalangan akademisi adalah Teguh Santosa, yang kini masih aktif sebagai pengajar di London School dan Wakil Rektor Universitas Bung Karno.

Beberapa tokoh yang mengiku+ penjaringan oleh DPD PDI-P DKI Jakarta seper+ Yusril Ihza Mahendra,Sandiaga Uno, Benny Mokalu, dan lain-lain. PDI-P memiliki 28 kursi di DPRD DKI Jakarta.

Hanya partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut yang bisa mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sendiri tanpa berkoalisi dengan partai poli+k lainnya.Ketua Dewan Pengurus Pusat PDI Perjuangan, Andreas Parera, mengatakan partainya tengah menjalin komunikasi dengan Budi Waseso yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Jenderal polisi bintang  ga ini masuk radar PDI Perjuangan dalam bursa nama calon gubernur yang bakal diusung pada 2017.

“Komunikasi jalan, karena beliau (Budi Waseso) berkawan dengan banyak kader PDIP,” kata Andreas melalui pesan WhatsApp, di Jakarta, Rabu 20 Juli 2016.

Selain Budi Waseso, nama lain yang muncul adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Andreas mengaku nama Budi Waseso muncul berdasarkan usulan beberapa elemen masyarakat.

PDI Perjuangan, kata dia, memantau dan memonitor nama-nama yang muncul di masyarakat. “PDI Perjuangan memonitor dinamika dan dukungan dari berbagai kalangan,” kata dia.

Selain itu, Andreas menjelaskan partainya masih bakal mengerucutkan beberapa nama untuk menentukan bakal calon usungan PDI Perjuangan. Saat ini terdapat 34 nama yang bakal dijaring kembali menjadi lima nama. “Minggu depan akan ada pengerucutan menjadi lima nama,” ujar dia.

Selain 34 nama yang sedang dijaring, Andreas mengatakan pihaknya bakal memper+mbangkan
nama-nama yang muncul dalam masyarakat. Termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kepala Badan Narko+ka Nasional Budi Waseso. “Semua masih terbuka,” kata dia.

Andreas mengatakan pihaknya bakal mempertimbangkan pula kriteria calon yang dapat diterima masyarakat. Sebelumnya, Nama Budi Waseso kembali menjadi pilihan, setelah Ahok menolak untuk didukung oleh PDIP dan tetap memilih jalur independen, Ahok telah mengumumkan bahwa yang ingin mendukungnya harus disetujui oleh Teman Ahok.

Sebelumnya, PDIP telah membangun komunikasi dengan Partai Gerindra untuk mencalonkan nama Budi waseso berpasangan dengan Sandiaga Uno, Prabowo pun tampak setuju dengan sosok Budi Waseso yang dikenal tegas dan an+ kompromi demi kemajuan Jakarta. (mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *