BINPERS

Berita Investigasi Nasional

25 Rumah Dinas DPRD Kabupaten Mimika Belum Ditempati

image004Timika, BN – Hingga sampai dengan saat ini di Kabupaten Mimika Papua ada 25 unit rumah dinas anggota DPRD di daerah tersebut yang berlokasi di Jalan Cenderawasih Kampung Karang Senang SP3 Distrik Kuala Kencana belum ditempati dan dihuni seolah-olah bangunan tersebut tidak bertuan sama sekali hingga dianggap Mubazir oleh segelintir masyarakat kotaTimika yang berdomisili di dekat Perumahan tersebut.

Tampak dari luar kondisi gedung bangunan rumah tersebut serta pekarangannya yang terlihat sangat memprihatinkan, sebab sudah banyak ditumbuhi rumput di sekelilingnya tanpa adanya perawatan dari dinas terkait untuk membuat rumah-rumah tersebut menjadi kelihatan indah layaknya rumah lain yang ada penghuni rumahnya.

Untuk diketahui bahwa sejak dibangun pada masa DPRD periode sebelumnya, puluhan unit rumah dinas yang harusnya ditempati wakil rakyat tersebut ternyata tidak ada perubahan bahkan sejak dilantiknya DPRD periode 2014-2019 pada tanggal 24 november tahun 2015 yang lalu, puluhan rumah dinas DPRD itu belum juga ditinggali, bahkan pimpinan dan anggota DPRD Kab. Mimika tersebut lebih memilih tinggal di rumah pribadinya masing-masing.

Kondisi ini tentu sangat disayangkan, sebab masih banyak warga mimika yang membutuhkan tempat tinggal layak huni.

“Itu kan dibangun dengan uang rakyat, kok seolah-olah ditelantarkan begitu,” kata salah satu tokoh masyarakat suku Amungme yang merupakan salah satu suku dari Kab. Mimika,Thomas Wanmang kepada wartawan pada senin (18/72016) yang lalu.

Karena tidak menempati rumah dinas yang disediakan Negara, otomatis anggota dewan mendapat anggaran kontrak rumah dari anggaran Negara.

“Ini kan jadi tambah mubazir. Berapa besar lagi Negara menanggung biaya sewah rumah Anggota DPRD,” ujarnya.

Thomas manambahkan bahwa, Pemerintah daerah maupun DPRD Kab. Mimika harus mencari jalan keluar agar uang Negara tidak terpakai dengan sia-sia. ”Jangan sudah adah rumah dibiarkan kosong tidak terurus serta tidak berpenghuni seperti Rumah Hantubegitu,” tegasnya.

Sementaraitu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mimika Petrus Yumte menegaskan, status pengelolaan rumah dinas DPRD tersebut kini ditangani bagian asset daerah dan sepenuhnya jadi kewenangan Pemda Mimika.

Penyerahan kembali rumah-rumah tersebut kepemeritah, karena sejak tahun 2009 yang lalu tidak ditempati oleh para legislator.

“Memang waktu itu rumah DPRD dibangun bertahap. Termasuk tahun 2015 dibangun tambah, toh tidak juga ditempati anggota dewan periode sebelumnya. Ini jadi alasan mendasar perumahan itu dikembalikan bagian asset daerah, sebab sudah 10 tahun tidak ditempati,” jelas Yumte pada awak media dikantornya pekan lalu.

“Ditangani Pemda Mimika, maka kedepannya difungsikan untuk apa danseper tiapa, bahkan nanti siapa yang tempati, itu jadi kebijakan pimpinan daerah setempat,” jelasnya.

Menurut mantan Kadispenda Kabupaten Mimika tersebut bahwa, tidak menutup kemungkinan nantinya puluhan unit Rumah Dinas DPRD itu bakal ditempati pajabat Eselon II.

”Nanti tinggal kita menunggu petunjuk dari pak Bupati, apakah ditangani bagian asset ataub again umum,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Mimika, Paulus Dumais di Kantor Sentra Pemerintahan pada beberapa waktu lalu menegaskan kepada awak media bahwa, pihaknya sementara ini tidak mengelola Rumah Dinas DPRD karena sudah dialihkan ke Pemda Mimika.

“Kita sudah serahkan kembalike Pemda, jadi tinggal kebijakan Pak Bupati saja soal asset Rumah Dinas Anggota DPRD Kabupaten Mimika,” jelasnya. (smlR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *