Bea Cukai Jambi Selamatkan Rp. 1,3 Milyar

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Jambi Priyono Triatmojo saat gelar konfrensi Pers
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Jambi Priyono Triatmojo saat gelar konfrensi Pers

Jambi-BN, Penangkapan Barang  Kena Cukai semakin gencar dilakukan oleh pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai bagian upaya Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam menindak lanjuti Instruksi Presiden Joko Widodo khususnya DJBC.

Menyikapi hal tersebut Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Jambi pun tak kalah  gencar, hal ini dibuktikan dengan keberhasilannya melakukan aksi penindakan sebanyak 17 kali mulai Januari-April 2016 ini. Penangkapan tersebut dilakukan terhadap peredaran Barang Kena Cukai Ilegal seperti barang eks impor dan barang kiriman pos yang terkena aturan larangan dan pembatasan (lartas).

Dari 17 kali penangkapan/penindakan tersebut KPPBC Jambi berhasil menangkap sebanyak 3.715.576 batang rokok berbagai merk dengan nilai 1,3 milyar rupiah. Adapun jenis pelanggaran yang ditemukan, menurut Priyono Triatmojo adalah pelanggaran Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai pasal 54 jo pasal 56, yaitu hasil tembakau yang tidak dilekati pita cukai dan salah personalisasi.

Minuman keras yang (mengandung Etil Alkohol atau MMEA) impor maupun lokal yang disita dari berbagai  tempat penjualan eceran di kota Jambi sebanyak 240 botol dengan berbagai merk dengan nilai mencapai 6 juta rupiah.

Selain melakukan penindakan terhadap BKC, KPPBC Tipe Madya B Jambi juga melakukan penindakakan terhadap barang eks impor dan barang kiriman pos seperti beras, alat kesehatan, bawang merah, dan sex toys yang Diduga bersal dari China. Dari keseluruhan penindakan tersebut potensi penerimaan Negara yang diselamatkan oleh KPPBC Jambi sebesar Rp.1.370.736.605.

Dalam Konfrensi Pers nya Senin (26/4) Kepala KPPBC TM B Jambi,Priyono Triatmojo yang didampingi KP2 Albert Simo mengatakan gencarnya penangkapan/penindakan tersebut sebagai upaya untuk melindungi pengusaha Barang Kena Cukai yang melakukan kegiatan secara benar dan legal (fair treatment).

Priyono Triatmojo mengakui aksi-aksi penangkapan BKC illegal dan Barang Lartas tersebut tidak terlepas dari kerjasama dan sinergi antara DJBC khususnya KPPBC TMP B Jambi dengan aparat terkait khususnya Polri,Kejaksaan,TNI,Balai Karantina,dan Pemda Provinsi Jambi.(ranto)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment