Kaltim Jangan Tambah Proyek… !! Selesaikan Yang Ada

Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung
Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung

SAMARINDA – BN, Provinsi Kaltim akan merayakan HUT ke-59 tahun. Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim diharapkan menjadikan momen peringatan ini untuk fokus ke depan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang hingga kini belum semua menikmatinya.

“Kebutuhan dasar seperti air dan listrik. Air menjadi kebutuhan fisik yang tidak dapat dihindari sementara listrik juga menjadi kebutuhan untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Masih banyak desa-desa di Kaltim yang belum tersentuh kebutuhan dasar keduanya. Ini baru berbicara soal air dan listrik, kebutuhan masyarakat lainnya juga masih banyak belum terpenuhi,” kata Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung.

Karena itu, Henry menyarankan Pemprov Kaltim bisa membagi perhatian ke arah tersebut agar segera menyelesaikan banyaknya proyek yang hingga kini masih mangkrak. Tanpa menambah lagi proyek baru dan menyebabkan proyek lama terbengkalai. Seperti pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB), jalan tol, Pelabuhan Maloy, dan banyak lagi proyek Pemprov Kaltim yang tak kunjung tuntas.

Henry mengungkapkan sama halnya Presiden Jokowi juga sudah mengingatkan agar jangan banyak dilakukan ground breaking tapi berujung mangkrak. Presiden juga mengatakan tidak usah menambah lagi yang lain, selesaikan yang ada. “Itu pesan yang dikatakan Presiden Jokowi. Kita pun tentu tidak ingin karena ada yang baru, pekerjaan lama dilupakan. Harus bisa fokus menyelesaikan agar masyarakat dapat segera merasakan pembangunan yang direncanakan,” ungkap politikus Dapil 5 Bontang, Kutai Timur dan Berau ini.

Menurutnya, dengan fokus pada pekerjaan lama yang hasilnya tak kunjung dinikmati masyarakat, Henry berharap proyek-proyek itu segera tuntas. Dengan tanpa menambah pekerjaan baru yang justru menambah beban. Alangkah baiknya membagi fokus tersebut pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. “Begitu juga permasalahan banjir di ibu kota Kaltim (Samarinda, Red), semuanya perlu didukung. Harus ada tanggung jawab terhadap ibu kota kita ini dan berbagai masalah lain di Kaltim,” harap Henry(abt/alkn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *