DPRD Kotim Pacu Pembahasan RAPBD 2016

“Sidang Paripurna digelar sampai tiga kali sehari”

Sampit-Kalteng, BN – Upaya kerja keras Jajaran Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin

Foto: Dok.net
Foto: Dok.net

Timur (Kotim) patut di acung jempol pasalnya Pembahasan Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kotim tahun 2016 melalui Sidang Paripurna Dewan dilaksanakan sampai tiga kali sehari akhirnya tuntas sampai final.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional (Bin) dilapangan bahwa DPRD Kotim pada tanggal 16 Desember 2015 yang lalu telah menggelar Sidang Paripurna Dewan sampai tiga kali dalam sehari untuk membahas Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kotim tahun 2016 akhirnya tuntas dan final dengan hasil sebagai berikut :

RAPBD Kotim untuk tahun 2016 yang akan datang diasumsikan dengan Komposisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp.176,17 miliar, dengan Dana Perimbangan Rp. 1.21 triliun, Pendapan syah Rp. 212.8 juta sehingga mencapai Total Pendapatan sebesar Rp.1,59 triliun dan jumlah Belanja Rp.1,67 triliun sehingga defisit 4,69 %.

Dari uraian tersebut diatas Anggaran Mitra Kerja Komisi III dianggap paling besar diantara empat Komisi yang ada dilembaga tersebut dengan rincian berikut ini : Komisi III memperoleh Rp.773,38 miliar, kemudian disusul oleh Komisi IV memperoleh Rp. 254,17 miliar, dan Komisi II memperoleh Rp.210,93 miliar kemudian Komisi I memperoleh Rp.119,7 miliar.

Menurut Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli, ”Rapat Paripurna ini kami gelar sampai tiga kali sehari hingga malam guna mengejar target yang sudah ditentukan dengan mengingat mepetnya waktu sebelum akhir Desember 2015 harus selesai dan disyahkan semua, jika tidak Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan mendapat sangsi,” ujar Jhon.

“Sebenarnya pembahasan ini sudah dijadwalkan pada 30 Nopember 2015 yang lalu, namun karena berbenturan
dengan waktu persiapan Pilkada,” jelas Jhon.
Terpisah menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Rimbun dari Komisi III DPRD Kotim,” Anggaran yang telah ditetapkan tersebut rencananya akan dipergunakan kesektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat seperti Pendidikan dan Kesehatan, dua sektor ini akan banyak menyedot dana APBD Kotim mencapai 20 % dari jumlah Total dana yang ada,”Jelas Rimbun.

Sampai berita ini kami turunkan Pembahasan Rancangan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kotawaringin
Timur untuk tahun 2016 sudah Final dan sudah Syah semua. (*to/tar 2015)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *