Proyek Bangunan Los Pasar Trans Kandan Roboh

“Padahal baru selesai dibangun dan belum diserah terimakan, diduga kuat bahwa proyek ini dibangun asal-asalan”

SAMPIT KALTENG-BIN, Warga trans Embang Batarung Jaya di Desa Kandan Kecamatan Kota Besi Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, Senin 14 Desember 2015 pekan lalu dihebohkan dengan robohnya bangunan los pasar yang baru saja selesai dibangun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional setelah turun kelapangan bahwa  peristiwa robohnya bangunan tersebut sangat mengagetkan warga yang berdekatan dengan bangunan tersebut, warga sangat kecewa karena bangunan los pasar yang dibangun dengan menggunakan dana APBN itu belum sempat dipergunakan sudah roboh, mereka menilai bahwa proyek bangunan tersebut dibangun asal-asalan oleh pihak terkait.

Keterangan Gambar : Proyek Pembangunan Los Pasar trans Kandan belum diserah terimakan  , roboh  tanggal 14 Desember 2015 (Doc.Misnato)
Keterangan Gambar : Proyek Pembangunan Los Pasar trans Kandan belum diserah terimakan , roboh tanggal 14 Desember 2015 (Doc.Misnato)

Menurut Abd.Gafar , Pjs Kades Trans Embang Batarung Jaya ketika dikonfirmasi dikediamannya (21-12-2015) membenarkan adanya kejadian tersebut, dijelaskan nya bahwa Lokasi itu kerap kali dijadikan anak-anak untuk arena bermain, “ Sangat beruntung rupanya hari itu anak-anak tidak ada yang bermain disitu,” jelas Gafar.

Diungkapkan nya , Pasca kejadian tersebut , reruntuhan bangunan berupa atap tiang dan lain-lain segera dibongkar, yang tersisa hanya lapaknya saja lagi tanpa ada atap.padahal menurut Gafar bangunan itu baru selesai 4 hari sebelum insiden ,”Serah terimapun belum dilakukan,” Ungkap Gafar.

Dikatakan Gafar,”Bangunan tersebut roboh pada hari senin tanggal 14 Desember 2015 sekitar jam 15.00 Wib, ketika ada angin berhembus kencang, akibat tiupan angin itulah membuat bangunan itu langsung roboh menghantam lapak / lantai los pasar yang terbuat dari kayu,” Kata Gafar.

“Seyogyanya proyek bangunan los pasar itu selesai bulan September 2015 yang lalu, namun ada kendala dan molor selesainya, hal tersebut karena konsisinya lokasi tempat bangunan ini rawan terbakar, sejumlah peralatan bangunan yang sudah terlanjur dipasang terpaksa dicabut kembali, yang pada akhirnya proyek yang menelan dana dari APBN senilai Rp.196 juta ini tertunda hingga Desember 2015,”Tambahnya.

Hal serupa juga dipaparkan warga yang tidak mau namanya dipublikasikan,” saya sangat bersyukur saja pak bahwa kejadian ini tidak menelan korban jiwa , padahal saya juga dan anak-anak sering kali bermain dilokasi itu,” paparnya.

Sampai berita ini diturunkan informasi Robohnya proyek yang baru dibangun ini sudah sampai ketelinga Pihak Kejaksaan Negeri Sampit, Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Sampit Nanang Ibrahim Saleh melalui Kasi Intel Datman Kataren ketika dikonfirmasi dikantornya 22 Desember 2015 membenarkan kalau pihaknya sudah mengetahui informasi terkait dengan proyek itu,” Ya kami sudah dapat informasi itu (Robohnya bangunan pasar, red) ,” ungkap Kasi Intel.

Dari informasi yang didapat media ini bahwa pihak Kejaksaan berencana akan turun kelokasi untuk mengecek penyebab robohnya proyek ini, apakan karena tiupan angin terlalu kencang ataukah pengerjaan nya dikerjakan asal-asalan.(*to/tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *