Hanya Karena Buah Kelapa, Jakiril Harus Berurusan Dengan Pihak Kepolisian

Tanjung Agung, SUMSEL BN – Mungkin apa yang di lakukan Jakiril (22) petani di desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan ini, tidak sebanding dengan yang ia dapatkan. Bagaimana tidak, Akibat dari ulahnya mencuri sebanyak 48 butir kelapa, ia terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian dan merasakan dinginnya tidur di hotel prodeo Polsek Tanjung Agung. Dirinya dilaporkan tetangganya sendiri M. Safiri (60), yang juga berprofesi sebagai petani di desa yang sama. Peristiwa itu sebenar terjadi pada hari Selasa (20/10/2015) lalu dan baru dilaporkan oleh korbannya ke Mapolsek Tanjung Agung pada Kamis (22/10) sekitar pukul 18.00 WIB kemarin.

Tersangka saat ditahan di Mapolsek Tanjung Agung
Tersangka saat ditahan di Mapolsek Tanjung Agung

Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto SIK.MSi, melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Alpian menerangkan bahwa kejadian pencurian yang dilakukan oleh tersangka Jakiril itu terjadi pada Selasa (20/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Barang yang dicuri itu sebanyak 48 butir kelapa milik korban M Safiri di desa Tanjung Karangan Kecamatan Tanjung Agung. Akibatnya korban mengalami kerugian materi sekitar Rp. 96.000,- sesuai pasal 363 KUHP.

“TKP berada di kebun kelapa dekat sungai Enim Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung,”jelas Alpian kepada BINPERS.COM.‎

Menurut keterangan dari saksi-saksi dan tersangka, lanjut Alpian, modus pencurian buah kelapa itu diambil langsung dari pohonnya. Kronologi kejadian itu, Selasa (20/10/2015) sekitar pukul 19.30 WIB korban berangkat ke kota Palembang. Kemudian pada hari Rabu (21/10) malam sekitar 19.00 WIB korban pulang dari Palembang dan mendapatkan laporan dari istri korban bahwa buah kelapa sebanyak 48 butir dicuri oleh tersangka.

Barang bukti (BB) kelapa yang dicuri tersangka saat diamankan di Mapolsek Tanjung Agung
Barang bukti (BB) kelapa yang dicuri tersangka saat diamankan di Mapolsek Tanjung Agung

“Dari hasil intrograsi anggota, tersangka mengakui sudah lebih dari tujuh kali mencuri buah kelapa, kemudian pernah mencuri mesin air, dan mencuri hewan ternak unggas. Pelaku juga sudah meresahkan warga desa Tanjung Karangan khususnya,”imbuh Alpian.

Lanjutnya, sekarang tersangka sudah diamankan di Mapolsek Tanjung Agung, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(@ldo-BINPERS.COM).‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *