BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Pemerintah Garut Diduga Lalai Dalam Pengawasan Di Beberapa Restoran di Wilayah Desa Pananjung Kab. Garut

Garut –BN , Baru-baru ini Masyarakat Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Jawa Barat lakukan audens atas keberadaan beberapa Restoran yang ada di wilayah beberapa RW setempat yang berada di sekitar Restoran tersebut .

Masyarakat merasa keberatan dan terganggu atas aktifitas pembuangan limbah yang dilakukan oleh Restoran atau Rumah makan Astro, Cibiuk juga Racik Desa yang berada di lokasi desa Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, yang berdampak langsung terhadap lingkungan mereka.

Salah seorang tokoh masyarakat mengatakan pembuangan limbah tersebut berawal dari dampak musim kemarau yang sangat panjang sehingga baru bermunculan tentang pembuangan limbah. Pembuangan Limbah tersebut terkesan adanya pembiaran dari pemerintah dan pihak pemilik  restoran atau Rumah makan Astro, Cibiuk juga Racik Desa yang salah satunya restoran tersebut dimiliki oleh ketua PHRI Kabupaten Garut.

Menyikapi permasalahan ini, masyarakat akan mengambil sikap tegas seperti keterangan salah satu nara sumber yang enggan di sebut namanya yang mengatakan bahwa selama adanya bangunan Restoran belum pernah ada satu pun yang memberi kompensasi apapun terhadap masyarakat dan kami atas nama Masyarakat sangat kecewa pula kepada pemerintah terkait yang tidak pernah memperhatikan kepentingan  masyarakat selama ini kususnya 3 RW yang terkena Dampak langsung atas pembuangan air limbah tersebut.

Hasil pantauan tim wartawan BN/binpers.com serta keterangan dari beberapa nara sumber, diduga kuat Rumah Makan/Restauran tersebut belum memiliki perizinan dalam pembuatan IPAL CSR sampai saat ini.

Dalam rapat yang dilakukan di desa Jati yang dihadiri beberapa Instansi pemerintah juga Muspika yang ada dan ormas Manggala Garuda Putih, Batas, LMND, SPRI juga beberapa Media sosial Kontrol yang ada, Masyarakat merasa dirugikan akibat dampak dari air limbah tersebut salah satunya ternak ikan dari berapa RW yang berdekatan tidak bisa beroperasi dan air limbah tersebut  menimbulkan gatal –gatal serta beberapa MCK tidak dapat digunakan .

Pemerintah dalam hal ini di duga lalai dalam pengawasan juga terkesan tidak tegas dalam melakukan tugas dan fungsinya melakukan peraturan pemerintah yang ada.  Sehingga timbul pertanyaan ada apa di balik itu semua ?

Hingga diturunkanya berita ini, pihak masyarakat melalui para tokoh diwilayah tersebut mengatakan akan mengambil sikap dan akan melakukan orasi Gabungan jika memang para pengusaha mengabaikan  hak dan kewajibannya terhadap masyarakat. ( Tim Korwil Priangan Timur)

asroracek desa

One thought on “Pemerintah Garut Diduga Lalai Dalam Pengawasan Di Beberapa Restoran di Wilayah Desa Pananjung Kab. Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *