Warga Protes Apartemen Taman Melati Jatinagor

apartemen
Pengeboran sumur Apartemen Taman Melati di protes warga sekitar

Jatinangor-BN, Developer dan Pengembang Apartemen Taman Melati Jatinangor, PT. Adhi Persada Properti (APP) terindikasi melakukan kegiatan pengeboran untuk pengambilan air dibawah tanah tanpa Izin warga sekitar, hal ini diduga melanggar izin pertambangan dan Undang-Undang lingkungan.

Informasi yang dihimpun dari warga mengenai kegiatan proyek pembangunan Apartemen Taman Melati Jatinangor yang berlokasi di jalan raya Jatinangor Sumedang Km. 22 yang terletak sekitar permukiman penduduk Dusun Neglasari RT.01/RW.11 Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, pengeboran untuk pengambilan air didalam tanah yang dilakukan oleh PT APP tersebut diduga tanpa izin lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan dan undang-undang yang berlaku di Negara Indonesia.

Warga disekitar lokasi Apartemen sebelumnya sempat protes terhadap kegiatan pengeboran sumur yang dilakukan oleh PT. APP tersebut, karena saat pengeboran awal (titik artesis ke-1) belum ada ijin yang jelas dan kemudian tiba-tiba melakukan lagi pengeboran (titik artesis ke-2) itupun juga masih diragukan ijinnya.

Sejumlah tokoh masyarakat beserta pengurus RW sangat menyayangkan tindakan PT. APP ketika melakukan aktifitas pengeboran tidak beraudensi terlebih dahulu dengan masyarakat sebab dampaknya akan dirasakan secara langsung oleh warga sekitar lokasi pengeboran tersebut seperti berkurangnya debit air dalam tanah, terganggunya kepentingan umum, dan dampak kerusakkan lingkungan.

Pihak Desa Hegarmanah melalui kepala Desa PJS Agus Sobarna,ST, MM, ketika dikonfirmasi nampaknya belum sepenuhnya melakukan mediasi untuk memfasilitasi warga dalam permasalahan terkait pengambilan/ pengemboran air dibawah tanah tersebut yang diduga kuat tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Sebetulnya, beberapa bulan yang lalu, masyarakat yang di koordinir oleh salah satu tokoh masyarakat (GTBU ) dan tokoh masyakarat lainnya telah beritikad baik dengan melayangkan surat untuk bermusyawarah dengan pihak pengembang yaitu PT. APP, tetapi sudah berbulan-bulan sejak surat di sampaikan kepada dinas terkait dengan tembusan di Propinsi jawa Barat sampai sekarang belum ada tanggapan apapun.

Berdasarkan pengaduan dan keluhan dari masyarakat tersebut, Tim Investigasi Media BN yang akan mengklarifikasi hal ini dengan mendatangi kantor PT. APP (Developer Apartemen Taman Melati) ternyata tidak bisa menemui Manajemen Apartemen, hanya diterima oleh petugas Security yang menyampaikan pesan bahwa Pihak Manajemen berjanji akan mengadakan konfirmasi.

Namun hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan ataupun pemberitahuan dari Manajemen PT. APP seperti yang telah dijanjikan. (Tim WRC)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment