Satres Narkoba Polres Poso Bekuk 14 Tersangka Kasus Narkoba Selama Tahun 2014

Amphetamine

Poso-BN, Narkotika dan Obat-obatan terlarang saat ini masih menjadi Polemik serta musuh masyarakat  di Kabupaten Poso, karena jumlah pengguna narkotika dan pengguna obat-obatan terlarang semakin meningkat.

Kasat Narkoba Polres Poso AKP Fredrik Taidi yang ditemui wartawan di ruangan Satres Narkoba  Mapolres Poso, Jumat siang (3/06/2015) mengatakan dalam kurun waktu awal Januari sampai Desember 2014 Satuan Reserse Narkoba  Polres Poso berhasil membekuk 14 orang tersangka kasus narkotika jenis ganja kering, sabu dan Obat-obatan terlarang.

Dari 14 tersangka itu 10 orang diantaranya terlibat kasus sabu-sabu dan 4 tersangka lainnya sebagai pengedar Miras yang semuanya sudah berada di Lapas Kabupaten Poso. Ke-14 tersangka tersebut adalah E (BB 84 Kantong Plastik Miras Cap Tikus), HB (BB Sisa dan Alat penghisap Shabu shabu), A (BB 4 sachet Shabu shabu dan Uang), TPP (BB 4 sachet Sabu), SM (BB sisa Shabu dan Alat isap Shabu), I (BB Sisa Shabu shabu dan Alat Isap Shabu), H (BB 22 Kantong Plastik Miras cap Tikus), EO (BB 4 sachet Shabu Shabu), AC (BB 38 Plastik Miras Jenis Cap Tikus), YM (BB 3 Plastik Miras Jenis Cap Tikus), IF (BB 1 sachet Shabu), DP (BB 4 Sachet Shabu seberat 0.59 gram), FN  (BB 1 Sachet Shabu seberat 0.29 gram), RM, LK, AA dan CU (BB 1 Sachet Shabu dan 1 buah Pireks), RM , LA, U, AB dan R  (BB Rangkaian Alat Isap Shabu dan 2 sachet Shabu).

“ Para Pelaku tersebut berkasnya sudah lengkap untuk P21 Kejaksaan dan Pengadilan di Kabupaten Poso dan terhadap para pelaku tersangka Miras Oplosan tersebut dikenakan Pasal 2 Yo Pasal 6 Perda No 27 tahun 2001 Tentang Larangan Peredaran Miras Oplosan di Kabupaten Poso dan juga tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja, sabu dan Miras Minuman terlarang ini telah melanggar Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” ungkap AKP Fredrik Taidi.

Malpores Poso sendiri masih mengembangkan informasi dari tersangka untuk melakukan penelusuran lebih jauh lagi dalam mengungkap perkembangan  narkotika di kalangan pemuda Luwuk Banggai dan sekitarnya.

Kasat Narkoba AKP Fredrik Taidi berharap dan menghimbau kepada Masyarakat pada umumnya untuk bersama-sama memberantas Peredaran Narkoba yang ada di Kabupaten Poso .

“ Harapan kami buat masyarakat  agar memberikan input sebanyak mungkin pada Satres Narkoba Polres Poso untuk melakukan penindakkan disamping Lidik dari aparat Polres Poso sendiri,” pungkas AKP Fredrik Taidi menutup pembicaraan. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *