Polda Sulteng Periksa mantan Bupati atas Dugaan Korupsi Buol Rp 2,4 M

clip_image002_0012Kab. Buol (BN). Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah meminta keterangan mantan Bupati Buol Amran Batalipu terkait kasus dugaan korupsi dana panjar APBD Kabupaten Buol 2010 yang berjumlah Rp. 2,4 miliar.

Amran Batalipu dimintai keterangannya karena dinilai mengetahui mekanisme proses pencairan anggaran di daerahnya semasa memimpin Kabupaten Boul. Selain terhadap Arman, Selama ini penyidik juga telah meminta keterangan lebih dari 22 saksi untuk membongkar kasus itu. Penyidik juga meminta bantuan saksi ahli untuk memaksimalkan hasil penyelidikan.

Proses pencairan dana panjar APBD 2010 itu di duga tanpa melalui prosedur sesuai peraturan berlaku sehingga menyebabkan kerugian negara. Sejumlah dana panjar tidak dilaporkan dan dilampirkan bukti.

Penyidik sebelumnya telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu, yakni Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Buol Agus Salim Batalipu dan Nur Aida alias Cica selaku kuasa bendahara umum Kabupaten Buol 2010-2014. Saat ini Polisi juga bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Tengah untuk menentukan jumlah kerugian negara.

Seperti yang diketahui, kasus ini bergulir berdasarkan laporan masyarakat ke Polda Sulawesi Tengah pada akhir Februari 2015 dengan membawa sejumlah bukti pencairan dana yang mencurigakan. Atas laporan tersebut,Direktorat Reserse Kriminal Khusus segera menindaklanjutinya dengan membentuk tim untuk melakukan Penyelidikan Kasus tersebut. (VT/WRC Sulteng)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment