Mantan Kabag Perlum dan Ketua DPRD Parmout “Mainkan” Gorden

Ilustrasi
Ilustrasi

Parigi Mountong (BN). Pengadaan Gorden di Rumah Bupati Parigi Mountong tahun 2014 silam masih menjadi Menu Pembicaraan Dikalangan Masyarakat.

Konon kabarnya Pengadaan Gorden itu menelan Uang Rakyat sebesar Rp 1 Milliar itu. Angka tersebut sangat Fantastik sekali, sejatinya dari Anggaran itu sudah bisa membangun puluhan sekolah di desa-desa pelosok, yang selama ini tak tersentuh Pembangunan.

Kasak Kusuk berkembang, Pengadaan Gorden tersebut merupakan gorden paling termahal di Sulteng dan termewah didunia. Ini diduga keras telah dimainkan oleh Mantan Kabag Perlengkapan Umum Asiz , Mantan Ketua DPRD Taufik Borman serta Panitia Tender.

Ketua LSM Ketapang Center Parigi Mountong Tony mengatakan, Kasus Pengadaan Gorden ini sudah mencuat ke Publik setelah adanya temuan oleh BPK Perwakilan Sulteng lalu, Namun tidak ada sama sekali tindak lanjut proses hukumnya dari Aparat Kejaksaan dan Kepolisiian.

“Pihak BPKP sudah temukan adanya Kerugian Negara namun tidak jelas Proses Hukumnya sampai saat ini, oleh karena itu, mari kita kawal betul betul dan bersama sama agar kasus ini bisa diungkap secara terang benderang oleh Pihak Penegak Hukum baik Kejaksaan dan Kepolisian ,” ungkapnya.

Dia juga meminta agar Penegak Hukum jangan pandang bulu untuk mengusut tuntas dugaan Korupsi pada Pengadaan Gorden yang menelan dana Rp 1 Milyar itu dan jika terindikasi sangat kuat segera tangkap Pelaku untuk di Proses sesuai dengan Hukum yang berlaku.

Mantan Kabag Perlengkapan Umum Setkab Parigi Moutong, Asiz yang saat ini sudah menjabat sebagai Kabag Ekonomi saat dikonfirmasi terkait Persoalan tersebut belum berani memberikan tanggapan.

Bahkan Kasubag Ekonomi Setkab Parigi Mountong yang ditemui oleh Media BN/binpers.com ini agar bisa bertemu dengan Asiz , tak pernah berhasil. Ketika beberapa kali dihubungi oleh Kasubag Ekonomi baik melalui telepon maupun Via SMS agar bisa bertemu dengan Wartawan untuk melakukan Konfirmasi hasilnya tetap nihil.

Begitupun mantan Ketua DPRD Parigi Moutong Taufik Borman yang berusaha dikonfirmasi di Kantornya Pekan lalu tidak berhasil ditemui karena tidak masuk kantor entah kemana.

Ditempat terpisah Ketua DPRD Parigi Moutong sekarang , Santo ketika dimintai keterangan Seputar Kasus yang berkembang tentang Pengadaan Gorden Rp 1 Milyard itu mengaku tidak tahu apa-apa.
“Persoalan itu saya tidak tahu menahu, pada saat itu saya belum menjabat sebagai Ketua DPRD, tanyakan saja sama mantan Ketua yang sebelumnya ,”Ujar Santo.

Namun dia mengakui Kasus tersebut sudah ramai diperbincangkan dan kabarnya Pengadaan Gorden tersebut sudah selesai, kemudian ada penyerahaan barang /PHO dan sudah ada pemeriksaan oleh BPK Propinsi Sulteng.
Santo juga mengakui bahwa benar ada dana gelondongan sebesar satu milyar, seingat dia untuk proses lelangnya sudah dua kali gagal tender, cuma Pihaknya tidak tahu kenapa bisa dilanjutkan Proyek Pengadaan Gorden tersebut. (Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *