LP2I Tipikor Sumsel Terjunkan Tim Anti Pungli Penerimaan Siswa Baru

Ketua dan Satuan Tim Anti Pungli DPW lp2i Tipikor Sumatera Selatan
Ketua dan Satuan Tim Anti Pungli DPW lp2i Tipikor Sumatera Selatan

Palembang (BN) Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Pencegahan Pengawasan dan Investigasi Tindak Pidana Korupsi DPW LP2I Tipikor Sumatera Selatan, mewaspadai kecurangan seperti adanya pungutan liar saat penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri unggulan yang seringkali terjadi di tingkat SMP maupun SMA sederajat.

“Kami akan berupaya mencegah tindakan curang, atau pungli (pungutan liar) dalam penerimaan peserta didik baru tahun ini,” kata Ketua LP2I Tipikor Sumsel Abdul Aziz. ST kepada wartawan di Cimahi, beberapa waktu lalu dikantornya.

Ia menuturkan, pihaknya berencana akan menerjunkan tim Anti Pungli untuk mencegah tindakan pungutan liar dalam penerimaan siswa baru itu.

Tim tersebut, lanjut dia, juga mengawasi kecurangan pihak tertentu seperti pejabat atau seseorang yang memiliki kedekatan dengan sekolah untuk menitipkan anaknya ke sekolah unggulan tanpa melalui prosedur yang berlaku.

“Kami dari Lembaga akan membuat tim khusus, karena semua pihak juga tidak setuju kalau ada perilaku curang,” katanya.

Ia berharap, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam proses penerimaan siswa dilakukan secara terbuka, menjunjung tinggi kejujuran.

Aziz juga berharap orangtua tidak terlalu ambisius sehingga menghalalkan segala cara termasuk melanggar norma agar anaknya dapat masuk sekolah yang diinginkan.

“Sejatinya proses pendidikan untuk anak membentuk karakter yang jujur, memiliki integritas, berakhlak, bertanggung jawab dan cerdas, bukan dengan cara salah,” katanya

Sekolah negeri yang menjadi sasaran pemantaun Tim Anti Pungli, lanjut Aziz, terdiri dari beberapa sekolah diantaranya yakni untuk tingkat SMA/SMK yakni  SMAN I,SMAN 2,SMAN 3, SMAN 5, SMAN 17 Plus, SMKN 1,2,dan untuk tingkat SMP diantaranya SMPN I, SMPN 2 ,SMPN 5 dan SMPN 6. (mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *