Kepolisian Resor Mimika Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu

Pemusnahan Narkotika Jenis Sabu Oleh Kapolres Mimika dan disaksikan oleh Wabup Yohanis Bassang, tokoh masyarakat dan juga tokoh  agama se kab. Mimika
Pemusnahan Narkotika Jenis Sabu Oleh Kapolres Mimika dan disaksikan oleh Wabup Yohanis Bassang, tokoh masyarakat dan juga tokoh agama se kab. Mimika

Timika (BN). Kepolisian Resor Mimika di ruang sidang EKS kantor DPRD lama Mimika yang telah di hibahkan oleh PEMDA Kab. Mimika kepada kepolisian resor Mimika Papua, menggelar pemusnahan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu sebanyak 12.9 gram dengan cara di rendam dalam air panas yang masih mendidih, Selasa (26/5) kemarin.

Acara pemusnahan barang haram tersebut dilakukan oleh Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mujiharso SIK. Msi serta dihadiri wakil Bupati Kab. Mimika Yohanis Bassang SE. Msi, Perwakilan Kejaksaan Timika, tokoh masyarakat, dan juga tokoh agama yang di wakili oleh ketua majelis ulama Indonesia (MUI) Kab. Mimika. Ustad Muh. Amin AR. S.Ag.

Narkotika jenis sabu yang di musnahkan tersebut adalah hasil tangkapan petugas polsek Bandara Timika dari salah seorang tersangka berinisial IB alias Ilham (28) warga Jalan Kartini Timika saat akan berangkat ke Agats ibu kota kabupaten Asmat Papua, Sabtu (2/4) lalu di bandara Moses Kilangin perintis Timika.

Dalam sambutannya, Yustanto mengatakan narkotika masuk ke Kab. Mimika lebih banyak melalui kapal laut. Namun pihaknya akan selalu dan terus melakukan pemeriksaan pada setiap kali kapal masuk di pelabuhan Pomako.

“Jangan main-main dengan narkotika di kabupaten Mimika, saya akan tangkap dan tindak tegas,” tegas Yustanto.

Kapolres menambahkan bahwa biasanya narkotika jenis sabu yang masuk di Timika kebanyakan dari daerah Makassar, Manado, dan Surabaya dengan menggunakan jasa kapal laut, namun pihaknya punya cara untuk mendeteksi barang tersebut.

 Kasat narkoba Polres Mimika, AKP. Mursaling saat diwawancarai wartawan
Kasat narkoba Polres Mimika, AKP. Mursaling saat diwawancarai wartawan

Sementara itu wakil Bupati Mimika dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Mimika mengapresiasikan kepolisian resor Mimika dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang masuk ke wilayahnya.

Bassang mengatakan masalah narkoba adalah persoalan yang harus menjadi perhatian serius semua elemen masyarakat. Narkoba bisa merusak generasi muda, untuk itu semua elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pendidikan, dan juga TNI-POLRI untuk bersama-sama mengantisipasi peredaran narkoba di kabupaten Mimika.

“ Barang haram itu bisa merusak generasi muda kita, merusak masa depan anak cucu kita, oleh karena itu mari kita wujudkan Mimika menjadi kabupaten yang bebas dari narkoba,” ujar Bassang.

Hingga berita ini diturunkan, 1B alias Ilham masih ditahan dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Mimika. Dan atas perbuatannya IB alias ilham di jerat dengan pasal 112 ayat ( 1), (2) dan pasal 14 ayat (1),(2) undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Max/Malimetti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *