BINPERS.COM

Berita Investigasi Nasional

Dishubkominfo Gelar Rapat Pembinaan Mitra

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Manggarai, Apri Laturake
Kepala Dishubkominfo Kabupaten Manggarai, Apri Laturake

“Saya secara tegas mengatakan, jangan demo lagi sebab itu bukan budaya kita. Mari kita sama-sama membenahi hal-hal yang tersumbat selama ini…”

Ruteng-NTT (BN). Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Pembinaan Mitra dengan para sopir dan pemilik kendaraan bertempat di Aula Dishubkominfo, Ruteng,Sabtu (30/5/).

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Manggarai, Apri Laturake, usai kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan rapat pembinaan mitra merupakan bagian dari upaya mencari solusi bersama atas berbagai masalah lalu lintas di kabupaten Manggarai.

“Tertib berlalu lintas adalah cerminan budaya orang Manggarai” katanya.

Menurut dia, rapat pembinaan mitra bersama, para sopor kendaraan dan pemilik kendaraan serta para pengusaha jasa lainnuya bertujuan agar semuanya memahami segala aturan dan kewajiban terhadap keberlangsungan usaha jasa transportasi.

“Kita sudah harus berhenti menuding pemamangku kepentingan yang salah. Kita benahi bersama. Pemerintah juga harus mengoreksi diri,” ujar Apri.

Selama ini memang sering terjadi para awak kendaraan melakukan aksi unjuk rasa kepada pemerintah daerah. Pasalnya, mereka menuntut kepala daerah agar memperlakukan kebijakan yang adil bagi seluruh pengguna dan pemilik kendaraan yang bergerak di bidang usaha jasa transportasi.

Laturake mengakui salah satu penyebab terjadinya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para pengusaha jasa transportasi di karenakan keterbatasan pemahaman aturan yang berkaitan dengan operasional jasa tranportasi.

Dia mencotohkan pemerintah sudah membagi kewenangan dalam tingkatan mengurus lalu lintas kendaraan. Ketiganya, antara lain, ada kewenangan pusat, daerah provinsi, dan daerah kabupaten.

Namun yang terjadi, kata dia, masih banyak ditemukan kurangnya pemahaman domain tugas per tingkatan itu yang berujung pada aksi demonstrasi.

“Saya secara tegas mengatakan, jangan demo lagi sebab itu bukan budaya kita. Mari kita sama-sama membenahi hal-hal yang tersumbat selama ini,” katanya.

“Tujuan pembinaan kepada para mitra seperti yang tertera dalam kerangka pelaksaan yaitu terwujudnya kerjasama dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan” tegasnya. (yos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *