BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Ada Apa Di KUD MINA KARYA BAHARI -TPI Kejawanan

kud2

Cirebon (BN). Pengurus KUD MKB TPI – Kejawanan di bawah kepemimpinan Bapak Karsudin sedang disorot berbagai pihak. Pemkot Cirebon melalui Inspektorat dalam rapat Dewan meminta pertanggungjawaban laporan administrasi hasil kerja serta laporan keuangan selama ini karena setoran ke Pemkot Cirebon tersendat dan tidak pernah mencapai target. Dan yang lebih parahnya lagi, KUD ini masih memiliki hutang sebesar Rp. 65 juta sejak tahun 2012 ke Pemkot Cirebon.

Di bawah kepemimpinan Bapak Karsudin, KUD MKB semakin terpuruk. Hal ini menjadi tanda Tanya besar pihak Pemkot Cirebon kenapa tidak bisa mengembangkan atau meningkatkan target pemasukan PAD ke PEMKOT, sebagaimana saat Karsudin di tunjuk jadi Ketua KUD MINA mengatakan sanggup mencapai target per tahunnya.

Sebagai KUD milik Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan juga yang merupakan satu-satunya KUD yang masih berjalan, sangat disayangkan dalam perjalanan waktu hasil track recordnya memperlihatkan grafik yang semakin turun baik dalam kinerja dan pemasukan pendapatannya yang tak jelas.

Dalam rapat dengar pendapat dengan pengurus KUD MINA di ruang rapat di Gedung DPRD Kota Cirebon, PEMKOT Cirebon melalui Inspektorat, Edi Kris yang hadir menjadi moderator dari Komisi B, memberikan pernyataan tegas.

Pertemuan rapat dengar pendapat dengan KOMISI B (di pimpin Didi dari PDI Perjuangan) yang diadakan di ruang Aula besar/ SAWALA ruang rapat utama, pada Senin (11/05) membahas dan mempertimbangkan kelanjutan KUD ini, apakah bisa di teruskan atau di bubarkan jika tidak menguntungkan.

” Harusnya KUD MINA TPI ini dapat menangkap peluang yang bisa meningkatkan pendapatan untuk setor ke PEMKOT, tak mungkin sepi lah penghasilan karena setiap hari ada nelayan dan retribusi yang masuk, kami serius akan memberi sanksi tegas, jika memang pengurus KUD ini tidak bisa memperbaiki persoalan tersebut, dan tetap saja begini,” Tuturnya.

Tapi pihak Pemkot Cirebon memberikan dispensasi, jika mampu agar membuat pernyataan di atas materai serta di tandatangani oleh Ketua, bendahara dan sekretaris, pencapaian target di peroleh agar pengurus KUD ini tidak akan kena sanksi .

Senada dengan staff dari INSPEKTORAT, Edi Kris mengatakan keberadaan KUD MINA TPI Kejawanan ini isyunya tidak menguntungkan masyarakat nelayan Kejawanan disana dan hampir semua yang berbicara di pertemuan itu menyalahkan pengurus KUD.

“Bagaimana hal itu bisa terjadi dan bagaimana saya minta pertanggung jawaban pengurus KUD MINA yang diketuai Bapak Karsudin. Memang anda minta waktu untuk benahi dan berjanji akan memperbaiki semua itu, tapi anda belum menunjukkan di KUD itu ada perubahan, kami sudah beri toleransi dan tidak memberikan sanksi. Namun anda beserta pengurus di KUD MINA TPI ini belum memberikan kepuasan kepada kami. Sebenarnya mampu tidak anda dalam memimpin KUD tersebut , nyata nyatanya semakin tidak sehat KUD ini,” tegasnya.

Dicecar sedemikian rupa, akhirnya Karsudin angkat bicara memberikan penjelasan bahwa saat ini memang kondisi keuangan di KUD ini jadi masalah dan kas sedang kosong.

“ Dari mana kami dapatkan lagi pemasukan yang kadang tak tentu kalau hanya mngandalkan penghasilan nelayan di wilayah tersebut, ini dari kepengurusan yang dulu kondisinya juga begini. Baik saya minta waktu benahi ini dan janji akan melunasi hutang piutang kepada Pemkot Cirebon,” tutur Karsudin.

Karsudin juga menambahkan jika tidak tercapai apa yang di sampaikan, dirinya siap mundur dari jabatan sebagai ketua KUD MINA di TPI Kejawanan.

Kepada wartawan media BN/binpers.com setelah rapat usai, Karsudin mengatakan dirinyapun di pusingkan oleh kondisi yang di tinggalkan pengurus yang lama, keuangan di kas KUD ini nol dan laporan pembukuannya pun carut marut.

“ Kami pun telah upayakan pembenahan di dalam dan perbaikan gedung agar kami bisa kerja maksimal, sebagian keuangan ada yang terpakai, di akui sebagai upaya pembenahan di dalam kantor dan perbaikan kantor, seharusnya Pemkot dan dinas lain bukan menyerang saya dan menyalahkan untuk mempersoalkan itu dalam forum, mengerti dulu pokok permasalahannya dengan kondisi sekarang , kami akui sangat sulit untuk bangkit tapi kami upayakan beresi, “ tuturnya.

Diakhir wawancara Karsudin meminta agar pihak Pemkot Cirebon seharusnya memberikan saran, pendapat serta dukungan kepada KUD ini , agar KUD MINA bisa bangkit dari keterpurukan. (RD/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *