Warga Demo Polsek Batam Kota Yang Lambat tangani Kasus

demo polsekBatam (BN). Puluhan Warga perwakilan marga Aritonang mendemo Polsek Batam Kota Selasa (07/04) jam 16.00. Dalam orasinya, perwakilan marga Aritonang yang di ketuai H. Aritonang meminta agar Kapolsek Batam Kota di copot, karena pelaku kasus pembunuhan warga Aritonang hingga kini belum tertangkap dan masih berkeliaran di luar.

“ Sudah hampir sepekan kasus ini bergulir, tapi tidak ada kinerja polisi,” Ujarnya.

Wakapolsek Batam Kota, AKP. Yulianti Asril kemudian menemui para pendemo tidak lama setelah orasi,

“ Saya telah telpon (menghubungi-red) Kapolsek, pelaku telah di tangkap dan ditahan di Polresta Barelang. Jadi tersangka telah di tahan, kalau mau melihat tersangka, ada di Polresta Barelang,” ucap Wakapolsek.

Mendengar tangapan Wakapolsek tersebut, warga langsung bergerak ke Polresta Barelang dan mendapatkan pengawalan mobil dari kepolisian.

Sesampainya di depan Kapolresta Barelang, Warga marga Aritonang dan IKABSU (Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara ) kembali melakukan orasi. Dalam orasi tersebut, meminta Kapolresta menunjukan bukti kebenaran bahwa tersangka telah tertangkap dan di tahan.

“Kami tidak mau hanya bicara, kami ingin kepolisian bekerja secara profesional, ini kasus yang ke-3 kalinya pembunuhan warga kami, dimana hukum yang sebenarnya?, mengapa polisi sangat lambat menangkap tersangka pembunuhan warga kami. Apakah kami harus melakukan orasi seperti ini, baru ada respon dari kepolisian,” kata para Pendemo.

Setelah melakukan orasi, perwakilan para warga diperbolehkan masuk dan melihat tersangka yang telah di tahan.

Perwakilan warga marga Toga Aritonang, Ketua IKABSU Nutrin Sialoho dan Pengurus IKABSU yang di dampingi sejumlah pengacara setelah keluar dari Mapolresta Barelang mengatakan, “ Kapolresta telah memperlihatkan tersangka, dan benar tersangka telah di tangkap dan di tahan. Kami meminta kepada marga Aritonang dan IKABSU untuk tetap menjaga Batam tetap Kondusif, kami marga Aritonang dan semua yang hadir akan mengawal proses ini secara hukum,” Ungkapnya.

Massa kemudian membubarkan diri menuju ke Kantor IKABSU Batam Centre, dan langsung mengadakan Konfrensi PERS di Kantor IKABSU.

Dalam konfrensi pers tersebut, perwakilan warga marga Toga Aritonang, Ketua IKABSU Nutrin Sialoho dan Pengurus IKABSU beserta sejumlah pengacara, menjelaskan bahwa akan tetap mengawal proses hukum ini. “ Kita telah membicarakan proses selanjutnya kepada pengacara. Kami dari marga Aritonang telah mengambil Bukti Visum untuk proses hukum. Tadi juga dapat kabar di Batu Aji, telah di tangkap 3 pelaku, Proses hukum akan diserahkan semua kepada Kepolisian sampai nanti penuntutan”. ( Arianto/Rahmat Pane).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *