TNI Akan Kembangkan Kelor Di Perbatasan Indonesia-RDTL

Dandim 1605 Belu Letkol Ifc. Moch. Nanang Nasmudin, SH
Dandim 1605 Belu Letkol Ifc. Moch. Nanang Nasmudin, SH

Atambua-NTT (BN). Salah satu tugas tambahan di Kabupaten Belu adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan tanaman Kelor di Kabupaten Belu yang telah dirilis oleh pemimpin terdahulu. TNI telah menanam Kelor di lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Belu Perbatasan Indonesia-RDTLseluas  5 ha. Hal ini disampaikan oleh Dandim 1605 Belu Letkol Ifc. Moch. Nanang Nasmudin, SH yang dihubungi wartawan Binpers.com diruang kerjanya di Belu, Kamis (16/4/2015).

Menurut dia, untuk mempertahankan dan memelihara tanaman kelor, TNI telah membuat pompa air Hidrolik di sekitar kebun kelor.

Ketika dikonfirmasi mengenai kegunaan tanaman Kelor, Nasmudin menjelaskan, daun kelor akan dijual baik yang basah muapun yang kering dengan harga perkilo sekitar Rp. 3.000,- Sementara buahnya akan dipakai untuk untuk pengembangan biakan.

“Pengawasan akan dilakukan koramil-koramil terdekat. Untuk pemasarannya kita akan membangun koperasi usaha agar mempermudah masyarakat”, jelas Nasmudin yang baru saja bertugas di Atambua Sejak 1 April 2015 (YS).

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment