Pelabuhan Tikus Rawan Penyelundupan Ternak Berpenyakit

Salah satu Pelabuhan Tikus
Salah satu Pelabuhan Tikus

SAMARINDA (BN), Tak mudah mengawasi masuknya ternak ke Samarinda. Apalagi kota ini memiliki tepian Sungai Mahakam yang begitu panjang. Para pelaku usaha “nakal” biasanya memanfaatkan dermaga-dermaga kecil untuk memasukkan hewan ternak yang mereka datangkan dari luar daerah.

Hal itu diakui Koordinator fungsional Karantina Hewan, Stasiun Karantina Kelas I Samarinda, HM Ismail, yang menurutnya , Samarinda menjadi salah satu lokasi yang rawan akan praktik penyelundupan ternak.

“Karena di wilayah itu terdapat beberapa pelabuhan kecil yang mudah dimanfaatkan sebagai tempat bongkar muat barang, termasuk hewan ternak,” kata Ismail.

Ismail menambahkan bahwa tindakan ini sangat berbahaya. jika ternak yang mereka datangkan dari luar daerah mengidap penyakit berbahaya, bukan tidak mungkin penyakit itu akan menular ke ternak lain bahkan ke manusia.

“Kami mewanti-wanti para pengusaha untuk mengikuti prosedur. Karena jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dampaknya bisa sangat fatal,” tandasnya.

Prosedur itu diantaranya mewajibkan para pengusaha untuk memeriksakan kondisi ternak yang hendak dikirim maupun didatangkan dari luar daerah ke Stasiun Karantina Kelas I Samarinda. Tujuannya agar hewan-hewan ini dapat dipastikan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Lantaran keterbatasan anggota, Karantina Pusat membuat Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Mabes Polri tentang pengawasan masuknya hewan ke sebuah kawasan pada 2012 lalu. Dengan demikian, Ismail berharap seluruh ternak yang masuk ke Samarinda dapat terdeteksi.

“Sampai saat ini kami terus berkoordinasi dengan petugas, baik itu Kepolisian maupun Dishub (Dinas Perhubungan) untuk mencegah masuknya ternak illegal,” paparnya.

Selain itu, Ismail juga meminta warga aktif dalam melakukan pengawasan tentang masalah ini. Ismail meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas jika melihat adanya aktivitas bongkar muat ternak di sekitar lingkungan mereka.

“Jika kami menerima laporan, tentu akan kami tindaklanjuti. Makanya dalam hal ini peran serta seluruh pihak dalam melakukan pengawasan sangat penting,” terangnya. (akn)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment