Rumah Warga Terendam Air, Tembok RSUD Dijebol Warga

sungai bahar banjir2Sungai Bahar /Jambi (BIN). Sejumlah rumah warga di desa Suka Makmur terendam air akibat hujan lebat yang turun awal bulan Maret 2015 lalu. Air yang hampir setinggi lutut kaki orang dewasa itu sempat membuat panik warga terutama Warga RT.02 yang spontan keluar dari rumahnya masing-masing.

Ketua RT Suwijito dan Ketua Badan Pemusyaratan Desa Robinson Sirait mengatakan, Akibat rumah warga yang terendam air mengakibatkan isi rumah mengalami kerusakkan. Beberapa tokoh masyarakat dan beberapa warga menduga banjir tersebut diakibatkan karena saluran penampung air di RSUD Sungai Bahar terlalu sempit sehingga air meluap.

Warga kemudian berbondong-bondong menuju kelokasi pagar tembok RSUD tersebut dan membobol pagar tembok tersebut di 6 tempat, menurut ketua RT Suwijito setelah membobol pagar tersebut, spontan air yang menggenangi rumah warga tersebut berangsur-angsur surut, dan warga pun membersihkan lantai rumahnya masing-masing.

Akibat kejadian ini warga mendatangi Kepala Desa Wakidi dan juga BPD, pada hari senin (2/3) warga mengadu tentang rumah mereka yang digenangi air dan melaporkan bahwa dinding beton milik RSUD Sungai Bahar dijebol/dirusak sebanyak 6 tempat.

Menanggapi pengaduan Warga, Kades Wakidi beserta perangkatnya dan Ketua BPD dengan anggota sebanyak 4 orang menemui Kepala Dinas Pekerjaan Umum ( PU ) di Sengeti, pada hari Selasa (3/3) guna melaporkan tentang hasil pekerjaan dinas PU yang kurang sempurna, sehingga rumah warga mengalami kebanjiran dan warga mengalami kerugian material akibat rusaknya barang-barang rumah tangga senilai puluhan juta Rupiah. Para aparat desa menyarankan Dinas PU Muaro Jambi agar segera meninjau lokasi RSUD yang berlokasi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar.

Keesokan harinya para petugas dinas PU Muaro Jambi antara lain, Idris S SKM, Suhenry Z, R.Homaldhi serta dari pihak Kontraktor Hasnul mendatangi lokasi. Setelah menyaksikan langsung dilokasi Idris berjanji akan memperbaiki kembali, antara lain akan memperbesar penampung saluran air yang datang dari lokasi tanah warga RT.02. Idris juga menyarankan agar pihak Desa mengajukan permohonan baru, dan pihak dinas PU bersedia mengerjakan Boks air, Agar air dari jalan tersebut tidak mengalir lagi ke lokasi RSUD Sungai Bahar lagi.

Setelah meninjau lokasi yang dipersengketakan warga tersebut, pihak PU dan utusan Kontraktor berkumpul ke Kantor Desa guna menguatkan perjanjian secara tertulis, agar segera memperbaiki saluran air tersebut. Mengenai tembok RSUD yang dibangun pada akhir tahun 2014 yang telah dirusak warga, pihak Desa dengan Direktur RSUD mengadakan perundingan untuk perbaikan pagar tersebut.

Pertemuan yang diadakan di Kantor Desa Suka Makmur tersebut, dihadiri pula oleh Camat Sungai Bahar Suwardiman SP.d, diakhiri dengan beberapa kesepakatan yang disetujui semua pihak. (JHP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *