Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Di Perbatasan RI dan Timor Leste

MR. kennet. tersangka Kasus NarkobaAtambua-NTT (BN). Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu NTT, menerima pelimpahan atau penyerahan tahap dua terhadap Mr. Kennet (30), dan 3 orang wanita kurirnya (Imah, Zakia, dan Eka) dari penyidik Polda NTT.

Eka dan Zakia adalah kurir narkoba yang membawa narkoba masuk ke NTT melalui perbatasan Timor Leste. Mereka ditangkap di pos Motaain, Desa Silawan, Kabupaten Belu-NTT. Sementara Imah dan Mr. Kennet ditangkap di Jakarta. Jumlah seluruh barang bukti berupa narkotika sebanyak 4.300 gram.

Sesuai Informasi Yang Dihimpun Oleh Wartawan BN, di Kejari Atambua, Eka suliyah alias Eka Veronika alias Eka ditangkap di pos bea cukai Motaian, perbatasan Indonesia dan Timor Leste dengan membawa shabu-shabu yang dibungkus mengunakan plastik berwarna hitam.

Eka, putri kelahiran Lampung Timur itu berangkat dari Timor Leste menuju ke Jakarta melalui Motaain, desa Silawan, kecamatan. Tasifeto Timur-Belu NTT. Eka membawa narkotika yang diduga shabu-shabu seberat 1.899, 31 gram. Eka ditangkap bersama rekannya Zakia pada  Senin (25/11) tahun 2014 silam.  Zakia diduga membawa shabu-shabu seberat 2205,44 gram yang dibungkus dengan plastik berwarna merah.

Ketika dikonfirmasi, Kapolda NTT, Brigjen Polisi, Drs. Endang Sunjaya, S.H, M.H. mengatakan, yang ditangkap itu adalah pengedar narkoba, tertangkap di Atambua dan terungkap  sampai di Jakarta.

” Salah satunya berasal dari Nigeria sedangkan tiga orang wanita lainnya dari Jakarta,” kata Endang Sunjaya.

Imah merupakan salah satu kurir narkoba untuk Mr.Kennet yang ditangkap di Jakarta pada tanggal 3 Desember 2014. Sementara Mr. Kennet, pria Nigeria itu ditangkap di Jakarta di tempat tinggalnya dengan barang bukti seberat 320 gram.

Dengan kejadian ini, Sunjaya mengharapkan agar diadakannya alat pendeteksi untuk memaksimalkan tim di Pos perbatasan. “ Alat pendeteksi ini akan semakin memperketat pemeriksaan,” ujarnya.

Keempat tersangka dikawal ketat oleh Polda NTT dibawah pimpinan Kompol Robert Bulan dengan mengunakan pesawat wings air penerbangan Atambua. Rombongan tersangka ini tiba di Bandara AA Bere Tallo, Haliwen-Atambua sekitar pukul 11.00 wita. Selanjutnya dijemput oleh Kasatres Narkoba Polres Belu, yang dipimpin oleh IPTU. Marten Pelokila, SH. (John Asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *