Pemain Lama Oli Oplosan Kembali Tertangkap

Salah satu kemasan oli palsu
Salah satu kemasan oli palsu

BALIKPAPAN (BN). Sempat dipenjara akibat kasus pemalsuan berbagai merek oli kemasan, Bambang kini harus berurusan kembali dengan petugas kepolisian Polres Balikpapan dengan kasus yang sama.

Bambang Hermanto sebelumnya pernah tertangkap pada tahun 2014 lalu di bengkel miliknya di Jalan Soekarno-Hatta Km 10 Balikpapan Utara, dan sempat mendekam selama beberapa bulan di penjara. Namun bukannya jera, Bambang malah kembali melakoni bisnis haramnya tersebut. Agar tidak tercium petugas, bisnis oli oplosan dipadu dengan bengkel motor di Km 11 Karang Joang, Balikpapan Utara.

“Peralatan sebagian saya dapatkan dari Balikpapan, ada yang sudah saya modifikasi. Namun untuk tutup botol, aluminium foil merk Pertamina saya pesan dari rekan yang berada di Surabaya,” jelas Bambang saat di tanya petugas.

Polres Balikpapan, hingga saat ini masih berkoordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah para pemilik hak paten oli kemasan yang dipalsukan. Namun Bambang ternyata tidak sendirian, dari hasil interograsi kemudian muncul nama Jhony Hartako (70) yang ditangkap tidak lama kemudian.

“Usai dilimpahkan Kodim, keduanya sudah kami amankan dan dimintai keterangan untuk mengembangkan dugaan lain. Sejauh ini, kami masih berkoordinasi dengan PT Pertamina yang menjadi salah satu korban pemalsuan produknya,” ujar Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Damus Asa .

Sales Pertamina Lubricant Noor Khakim yang dikonfirmasi enggan berkomentar banyak perihal temuan oli oplosan yang menghasilkan omzet cukup lumayan itu.

“Kami tidak bisa putuskan atau mengambil tindakan tertentu termasuk statement apa pun karena menunggu arahan dari kantor pusat karena legal kami di sana dan kami sudah menghubungi,” ujar Noor.

Ia tidak menampik, hasil penyelidikan internal menemukan sejumlah oli palsu. Peredarannya pun bukan barang baru baginya. “Tapi kami juga tidak bisa berbuat banyak, langsung kami laporkan ke kantor pusat,” tegas Noor.

Untuk memastikan produk yang sampai ke konsumen oli asli, Pertamina melakukan pendekatan ke seluruh agen dan outlet. Termasuk memperbesar jaringan distribusi agar masyarakat semakin mudah menjangkau produknya. Saat ini, perseroan didukung 470 outlet yang tersebar di seluruh kota.(akn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *