BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Komisi D DPR K Bireuen Rapat Koordinasi Dengan Bina Marga Aceh

Tiga dari kanan Dahlan.ZA, Abu Dahlan ketua komisi D DPRK Bireuen saat bertemu pengusaha pabrik es yang berencana akan membantu membangun parik es di Bireuen(FotoTARMIZI A.GANI1)
Tiga dari kanan Dahlan.ZA, Abu Dahlan ketua komisi D DPRK Bireuen saat bertemu pengusaha pabrik es yang berencana akan membantu membangun parik es di Bireuen(FotoTARMIZI A.GANI1)

BANDA ACEH (BN) – Ketua Komisi D DPRK Bireuen Dahlan ZA ( Abu Dahlan) di dampingi Koordinator komisi Drs. Muhammad Arif yang juga wakil ketua DPR K Bireuen serta sejumlah anggota di ikuti pegawai dari Bina Marga Bireuen bertemu dengan sejumlah pejabat di Dinas Bina Marga Aceh, Kamis 19 Maret 2014 kemaren, dalam rangka rapat koordinasi menyangkut anggaran Otsus (otonomi khusus) 2015 untuk Kabupaten Bireuen.

Saat ditemui Wartawan BN di Banda Aceh, Dahlan mengungkapkan ada sekitar 80 Milyar dana Otsus yang akan masuk mata anggaran khusus binarga Bireuen pada 2015, hal ini kita ketahui setelah dilakukan pertemuan konsultasi dan koordinasi dengan Bina Marga Aceh di Banda Aceh, jumlah uang sebanyak ini adalah berkat usaka dan kampanye semua pihak dalam membangun Bireuen, sebut Dahlan.

Sedangkan jumlah uang Otsus untuk Kabupaten Bireuen di semua mata anggaran mencapai 200 milyar, hal ini sudah termasuk anggaran Bina marga seperti sarana jalan, kesehatan pendidikana dan lainnya.

Kita berharap dengan masuknya sejumlah anggaran Otsus dan anggaran-anggaran lainnya ke Kabupaten Bireuen, maka bisa dapat di maksimalkan penggunaannya oleh semua pihak, sehingga terlihat pembangunan yang nyata, ujar Dahlan Ketua Komisi D-DPR K Bireuen tersebut.

Kecuali itu, pada hari yang sama kamis 19 maret 2015 di Banda Aceh, Dahlan ZA (Abu Dahlan) Ketua Komisi D DPR K Bireuen didampingi Ruslan Amin sekretaris komisi tersebut ikut bertemu pengusaha atau infestor yang rencananya akan membantu melakukan infestasi di Bireuen untuk pembangunan dan penyediaan Es bagi kebutuhan nelayan dan kebutuhan lainnya, sebelumnya nelayan beberapa hari yang lalu di TPI Peudada mengeluh kekurangan es sehingga ikan tangkapan mereka tidak bisa tahan lama.

Dahlan berjaji akan secepatnya melakukan kordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, sehingga pabrik Es bisa secepatnya dibangun di Bireuen dan bisa membantu para nelayan di sana.(Hasbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *