Sindikat BBM Illegal di Luwuk Banggai Makin Marak

rATUSAN-jERIGEn-BBM-iLEGALLuwuk Banggai, Sulteng (BINPERS.COM) – BBM illegal semakin marak terjadi di kota Luwuk, dengan modus operasi menggunakan mobil tanki yang menyerupai mobil pertamina untuk pemuatan BBM tersebut yang kemudian disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang ada di kabupaten Banggai.

Kongkalikong antara pembeli illegal dengan operator di SPBU dengan alamat Soping Luwuk sering terjadi dan dilakukan secara terbuka, bahkan tim media BN sempat mengambil gambar kejadian di SPBU tersebut,  dan ketika manajer SPBU tersebut dimintai keterangan atas terjadinya pengisian BBM di jerigen yang berukuran 36 Ltr yang melanggar aturan rekomendasi dari PEMDA setempat, Manager tersebut tidak menanggapi malahan bersikap marah.

Menanggapi kejadian tersebut, Tim Media BN melaporkan kepada Distamben serta Kapolres Banggai AKBP Dulfi Muis untuk menyikapi persoalan ini . Tidak hanya itu BBM yang disuplay dari kota Luwuk diantar-pulaukan untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis illegal dan merugikan masyarakat sebagaimana hasil pantauan Tim media ini beberapa waktu lalu di pelabuhan rotan pertokoan.

Praktik BBM ilegal yang diantar-pulaukan juga pernah terjadi pada kejadian 2 tahun yang lalu sekitar bulan Mei,  yang kebetulan wartawati media BN (Verra-red) sedang berada di pelabuhan Veri Luwuk untuk melakukan investigasi.  Hal ini berdasarkan atas laporan dari masyarakat dan melihat gudang timbunan jerigen dan drum yang berisi solar dimuat dalam kapal motor siap diantar-pulaukan.  Hal ini langsung dilaporkan Verra kepada Kapolres AKBP Dulfi Muis yang langsung melakukan tindakan dengan melakukan penggrebekan dan menemukan sejumlah barang bukti BBM illegal sebanyak ± 100 jerigen ukuran 36 Ltr berisi solar dan 8 drum berisi solar juga bensin.  Tersangka langsung dibawa di Mapolres Banggai untuk dimintai keterangan terkait penimbunan yang dilakukannya, penyelidikan yang dilakukan oleh  Indra, S.H  berhasil menjerat pelaku ke pengadilan dan mendapatkan vonis hukuman dengan masa tahanan selama 1 tahun 5 bulan.

Yang tidak bisa difikirkan oleh Verra pada waktu itu sejumlah massa kemudian mendatangi rumahnya dan melakukan demo. Berselang beberapa waktu saat mereka demo atas terjadinya kebakaran  2 kapal motor yang berisikan penuh dengan drum solar yang berada di pelabuhan Veri Luwuk, massa serentak kembali ke pelabuhan untuk menyaksikan kebakaran kapal yang mengangkut solar illegal mereka. Setelah itu demo dilanjutkan ke mapolres Banggai, para pendemo meminta ke Kapolres untuk tidak memproses kasus ini dan lebih herannya lagi hingga saat ini  BBM illegal yang ditimbun tidak ada tindakan dari pihak terkait ASDP. Berkali-kali Verra  meminta konfirmasi tentang penimbunan ini namun tidak pernah ada respon dari ASDP.

Ada apa dengan ASDP luwuk banggai terkait dengan penimbunan BBM ilegal yang berada di areal pelabuhan fery luwuk ….??!! ( VT/ WRC Banggai)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment