Proyek PNPM Didemo, Perangkat Desa dan TPK Kalang Kabut

pnpmKebumen, JATENG (BN) – Warga desa Wonosari, kec. Sadang, Kab. Kebumen, Jawa Tengah melakukan unjuk rasa (demo) terkait permasalahan proyek PNPM yang belum selesai sesuai dengan target atau juklak. Warga menuntut TPK (Tim Pelaksana Kerja) agar proyek bronjong penahan pemukiman segera diselesaikan yang telah molor dari waktu yang dijadwalkan dan ditentukan, selama 3 bulan lamanya.

Proyek yang dimulai bulan April 2014 yang seharusnya selesai pada bulan Setember 2014. Baru, setelah di demo warga dikawal oleh pihak kepolisian setempat, perangkat desa dan TPK kalang kabut mencari solusi menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Diantara pengurus TPK dengan Ketua Edy Kuswanto, Bendahara Imam Setya Falidin serta Sekretaris Sri Hastuti memberikan penjelasan dari data yang ada yaitu : BLM – PNPM Rp 212.011.000, Operasianal TPK Rp 6.695.000, Operasional UPK Rp 4.464.000, jumlah Rp 223.170.000, sedangkan swasembada masyarakat Rp 6.360.000.

“Dengan anggaran tersebut seharusnya selesai sesuai jadwal, tetapi anggaran sudah habis sementara proyek belum selesai,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Dengan mediasi tersebut akhirnya kesepakatanpun terjadi bahwa dengan jangka waktu seminggu pekerjaan harus selesai.

Dari data di atas, ketua TPK meminta maaf kepada warga penerapan proyek yang tidak sesuai bestek yang mengakibatkan anggaran jadi membengkak. Tetapi demi rasa tanggung jawab perangkat desa dan TPK sepakat menyelesaikan proyek tersebut sesuai tuntutan masyarakat dan untuk kemajuaan Desa Wonosari. (NUR HIDAYAT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *