MUSRENBANG Desa Hasilkan Usulan Prioritas Air Bersih

Foto0711_001Pinapuan, Pagimana Sulteng (BN)- Program pembangunan yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat digelar di Desa Pinapuan Kecamatan Pagimana Kab.Banggai Sulawesi tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Pinapuan pada hari selasa tanggal 17 Februari 2015. Acara seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun anggaran yang dikenal dengan sebutan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Musyawarah dihadiri masyarakat dari unsur Pemerintah Desa,BPD,tokoh masyarakat,tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan serta dari elemen masyarakat dilingkup desa pinapuan. Turut hadir pula unsur dari pemerintah kecamatan dalam hal ini tergabung dalam Tim pelaksana lapangan sebanyak 11 (sebelas) orang dibawah pimpinan Kasi Pemerintahan bapak Melky Sakey sebagai ketua Tim. Tim kecamatan terdiri dari instansi teknis lingkup kecamatan Pagimana. Mereka masing-masing adalah PJOK Masnur Barnabas, Melky Sakey dari Kasi Pemerintahan kecamatan dan tim lain yang tergabung dalam rombongan. Dari pemerintah desa pinapuan dihadiri langsung oleh Kepala Desa PLT Rino Masulili dan Ketua BPD wilson Jaka. Rapat dibuka jam 08.45 wita dipimpin oleh ketua BPD sebagai pemimpin rapat.

Dalam sambutannya kepala desa pinapuan mengharapkan peserta rapat dapat menghasilkan keputusan yang benar-benar menjadi kebutuhan prioritas masyarakat desa. “Dalam pelaksanaan kegiatan musrenbang desa kali ini saya selaku kepala desa mengharapkan agar nantinya keputusan akhir benar-benar menghasilkan usulan yang merupakan kebutuhan prioritas masyarakat desa pinapuan,” ungkap kades Rino Masulili dalam sambutannya.

Ditempat yang sama ketua tim kecamatan Melky Sakey memberikan sambutan yang menitikberatkan pada kebutuhan mendasar yang dianggap sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa secara umum. “Pelaksanaan musrenbang bertujuan menggali gagasan masyarakat yang kemudian direngking untuk menentukan usulan prioritas Desa,” kata ketua tim Melky Sakey.

Ditambahkan pula bahwa untuk tahun 2015 program pembangunan di desa sudah mengacu kepada UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa. Sehingga diharapkan pemerintah desa bersama lembaga BPD, LPMD dapat menjalankan kebijakan pembangunan dengan selalu mempedomani UU No 6 tersebut.

Pada hari yang sama PJOk Masnur Barnabas selaku anggota tim kecamatan yang merupakan pelaku PNPM-MP di tingkat kecamatan menambahkan bahwa rapat Musrenbang yang dilakukan bukan hanya terfokus pada rencana kegiatan pada tahun berjalan (2015-red) melainkan review RPJM yang sudah ada mengingat ada beberapa item didalam RPJM Desa sudah terealisasi sebelumnya.

Musrenbang kali ini menghasilkan hasil keputusan musyawarah yang dituangkan dalam dokumen Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPD) untuk tahun 2015. Mengingat desa Pinapuan adalah desa terkena dampak dari penambangan Nikel PT.ASTIMA maka musyawarah menetapkan 4 usulan prioritas yang sifatnya mendesak yakni:

1.Pembangunan air bersih,

2. pengadaan sertifikat 100 Unit untuk perumahan dan lahan X-PKMT,

3. pengadaan gedung TK dan Pembuatan jalan kekantong produksi.

Usulan pengadaan sertifikat mengacu pada program Departemen Sosial dan Transmigrasi tahun 1980 yang hingga sekarang belum direalisasikan oleh pemerintah.
“Ada beberapah keputusan rapat yang dihasilkan musrenbang desa tahun ini namun yang menurut kami prioritas ada 4 item Al; Pengadaan air bersih, pengadaan 100 unit sertifikat, pembangunan gedung TK dan pembuatan jalan kekantong produksi,” ungkap ketua BPD desa pinapuan Wilson Jaka ketika dittemui wartawan media Binpers disela-sela rapat.

Ditambahkannya pula (Ketua BPD-red) menyangkut pengadaan sertifikat 100 unit utk X-PKMT (Pembina Kesejahteraan Masyarakat Terasing) adalah tanggung jawab pemerintah karena desa pinapuan adalah desa restlemen (pindahan) yang perumahan dan lahan perkebunannya diserahkan oleh pemerintah pusat melalui program Sosial pada tahun 1980. Semoga tahun ini akan terealisasi. (Tam-BN)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment