Kesigapan Pemerintah Desa Kamulyan Tangani Permasalahan Masyarakat

Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

Kebumen, JATENG (BN) – Dalam menyikapi perkembangan jaman diera globalisasi, kecanggihan teknologi juga perlunya diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dapat menjadi perhatian yang lebih. Hal ini merupakan dasar bagi orang tua terhadap anak-anak terutama di usia menjelang remaja.

Seperti yang terjadi di desa Kamulyan, kec. Kuwarasan, kab. Kebumen, Jawa tengah beberapa waktu lalu. Ada sebuah kejadian yang mencengangkan mata dan telinga juga perasaan yaitu kasus pelanggaran Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA), yaitu hamil diluar nikah. Akan tetapi perangkat desa dalam menjalankan tugas layak diberikan apresiasi, dengan kesigapan dan langsung turun tangan menyelesaikan permasalahan dan mencarikan solusi. Akhirnya kasus tersebut dapat teratasi dengan mediasi antar keluarga dan disaksikan kedua perangkat lain desa, untuk mempertanggung jawabkan perbutan tersebut demi masa depan korban dan calon si bayi.

Dalam pernyataannya kepada awak media kepala desa Kamulyan, Karsono, menyampaikan bahwa dengan kecanggihan teknologi sekarang ini perlu diwaspadai dan dipahami manfaat dan kelemahannya. “Karena SDM masyarakat kita masih jauh dibanding dengan daerah lain. Ternyata sangat konplek permasalahan di mastarakat kita saat ini, baik di desa maupun di kota,” kata Karsono.

Menyikapi hal tersebut, kata Karsono, perlu adanya kesigapan dan kejelian perangkat desa/pejabat yang berwenang dalam menyelesaikan masyalah agar tidak berlanjut kearah kriminal dan pelanggaran hukum yang lainnya.

“Untuk sinerginya, tugas dan peran serta masyarakat untuk menanggulangi kenakalan remaja dan pergaulan bebas dan lain-lain,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan orang tua dalam pergaulan anak juga sangat berpengaruh. Dalam hal ini anak-anak diusia menjelang remaja (ABG, red) yang sifatnya ingin tahu dalam mencari jati diri perlu bimbingan yang intensif dan terarah agar tidak tidak lagi muncul kejadian yang sama guna menunjang masa depan mereka semua. (Nur Hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *