Kepsek SDN 61KKR Coba Suap Wartawan

uang suap 50 rbKubu Raya, Kalbar (BN) – Tahun 2014 Sekolah Dasar Negeri 61 Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya mendapat bantuan Kucuran Dana Alokasi Khusus(DAK)APBN tahun2014 Rp 218.994.000 dengan dikerjakan secara swakelola.

Kepala Sekolah SD Negeri 61 Hj. Martini.S Pd saat dikonfirmasi wartawan Berita investigasi (BIN) diruang kerjanya membenarkan bahwa sekolahnya telah mendapatkan dana bantuan tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, pengerjaan Pembangunan rehab ruangan kelas tersebut terindikasi banyak menggunakan bahan material kayu yang tidak standar. Selain itu diduga dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan RAB, dimana dinding bagian depan dan penyekat ruangan kelas menggunakan bata, sedangkan dinding bagian samping menggunakan kawat. Seharusnya dengan anggaran tersebut pembangunan rehab ruang kelas lebih baik dan bermutu. Namun kenyataannya ditemukan beberapa item pekerjaan yang terkesan dikerjakan asal jadi, hal ini diduga disebabkan kurangnya pengawasan dari pihak dinas pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya.

Hj.Martini,S Pd ketika ditanyakan terkait temuan ini, mengungkapkan bahwa Pembangunan Rehabilitasi Ruangan Kelas Baru tersebut sudah diserahkan kepada pelaksana.

“Sebelumnya kami telah membentuk tim sebanyak 6 orang yang diambil dari pengurus komite sekolah, dimana laporan pembelanjaan bahan bangunannya sudah saya serahkan sepenuhnya ke bapak Ridwan sebagai pelaksana dan bapak Udin sebagai Konsultannya,” ungkapnya.

Ketika wartawan Investigasi akan beranjak meninggal ruangan, entah kenapa tiba-tiba Kepala sekolah Hj.Martini,S Pd mengeluarkan uang sebesar Rp 50.000 yang diletakannya di atas meja dan mengatakan, ”maaf saya sudah ditunggu ada rapat, ini uang untuk bensin lebih dari itu saya tidak ada”. Seketika itu juga wartawan mengabadikan dokumentasi uang tersebut dan menanyakan,” sudah berapa banyak wartawan yang ibu berikan uang?“

“Sudah banyak pak, kalau bapak tidak mau ambil, uang ini akan saya imfaqkan k emasjid,” kata kepala sekolah sambil memegang telepon genggamnya, (2/2-15).

Ditempat tepisah, Syarif Ahcmad , Ketua Lembaga Penyelidik Pemantau dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LP3KRI) Kalbar mengatakan, jelas apa yang dilakukan oleh Kepala sekolah SD Negeri 61 Kampung Kapur Kec.Sungai Raya Kab.Kubu Raya adalah perbuatan yang tidak terpuji ,merusak serta mencoreng citra pendidikan yang tidak patut ditauladani.

“Ini suatu bukti adanya indiksi peyimpangan , diminta dengan tegas kepada kepala pemerintahan khususnya Bupati KKR untuk menindak oknum Kepala sekolah yang berusaha menyogok atau memberikan uang kepada wartawan. Agar yang bersangkutan di berikan sangsi yang tegas,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini juga telah melecehkan, menghina profesi wartawan yang berfungsi sebagai jurnalis dan sosial kontrol dimasyarakat.

Sementara itu, Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs.H.M.Yunus, M.Si,S.Pd saat ditemui diruang kerjanya untuk mempertanyakan pembangunan rehabilitasi ruangan kelas SD Negeri 61 mengatakan, “Di dalam perjanjian MOU saya tidak tahu dan tidak dilibatkan. Yang dilibatkan hanya tingkat Kabid dan Kasi saja,” ungkapnya. ( NURJANI )

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment