Kembali, Karyawan PTBA Ditangkap Kasus Sabu

“Ditangkap ketika menggelar pesta sabu bersama istri muda”

Muara Enim, SUMSEL (BINPERS.COM) – Jajaran anggota Satnarkoba Polres Muara Enim, Sumatera Selatan dibawah pimpinan Kanit Narkoba, Aiptu P Damanik kembali menangkap karyawan perusahaan BUMN PT.Bukit Asam (Persero) Tbk. Tanjung Enim, ES (47) warga jalan Aska Agung, Tanjungenim. Ia diditangkap usai menghisap barang haram jenis sabu bersama istri mudanya Hn (27), warga desa Muara Teladan, Sekayu Kabupaten Muba di bedeng Jl. Bangdes, Gang Sekundang, Kelurahan Pasar 1, Pelitasari, Muaraenim, Selasa (17/2).

diborgol
Foto: ilustrasi

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun BINPERS.COM dilapangan, pelaku ES yang sehari-hari menjabat sebagai Wasnamtor (Pengawasan Kontraktor) ini, sebelumnya memang sudah menjadi Target Operasi (TO) Polres Muaraenim. Karena selain sebagai pemakai, juga diduga kuat sebagai pengedar barang haram terutama jenis sabu-sabu.

Sebelum kedua pelaku ditangkap, petugas mendapatkan informasi jika di bedeng yang ditempati oleh Hn istri muda ES sering digunakan untuk pesta narkoba dan jual beli narkoba. Kemudian petugas melakukan pengintaian, dan ternyata informasi tersebut benar. Lalu petugas langsung melakukan penggrebekan. Namun sebelum ditangkap, Hn sempat berupaya menghilangkan barang bukti dengan langsung membuang tujuh paket sabu-sabu yang disimpam didalam botol bedak bayi keluar pintu belakang. Namun sialnya, di pintu belakang sudah ada petugas lainnya yang menunggu sehingga aksi tersebut dipergoki dan barang bukti langsung diamankan. Kemudian petugas melakukan penggeledahan didalam kamar berhasil mendapat alat hisap sabu (bong).

Menurut ES barang tersebut ia beli sebanyak 14 paket seharga Rp 2,5 juta di Palembang. Dan sebanyak tujuh paket senilai Rp 1,4 juta sudah berhasil dijual sehingga tinggal tujuh paket lagi.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Pelaksana Harian Kasat Narkoba Ipda Naryanto didampingi Kanit I Narkoba Aiptu P Damanik, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan dua tersangka suami istri yang terlibat narkoba. Dan salah seorang (suaminya) bekerja di perusahaan tambang. Selain itu juga, pihaknya telah mengamankan tujuh paket sabu-sabu.

“Dari kontrakan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yakni sebanyak 7 paket kecil sabu, 1 paket sedang, 1 bong (alat hisap), 3 pipet, 2 korek api, 1 bal plastik, dan hp milik kedua tersangka,” kata Naryanto.

Tersangka ES kepada penyidik mengaku baru sekitar 2 bulan terakhir memakai dan menjual narkoba dengan alasan untuk membuang rasa jenuh dan stres. Barang itu dibeli dari seseorang di kota Palembang berinisial Ind.

“Belinya sekitar 5 hari lalu di Palembang dengan naik travel. Beli satu paket dengan harga Rp. 3.500.000,” terang ES.

Setelah pulang kembali ke Muara Enim, kata ES, selanjutnya sabu itu dibagi dua. Satu paketan sudah dia jual dengan harga Rp 2 juta. Lalu, sabu yang tersisa dipecah lagi menjadi 14 paketan kecil dengan harga sekitar Rp 200.000/paket. Keduanya sempat menjual sebanyak 5 paket dengan total Rp 1.500.000, dan ada yang dipakai sendiri. Sisanya 7 paket. ES mengaku yang membagi sabu menjadi paketan kecil. Sedangkan tersangka Hn disebutnya hanya melihat dan menghitung berapa yang sudah dibungkus.

Sekedar informasi beberapa waktu lalu, anggota Polsek Lawang Kidul, Tanjung Enim juga menangkap Meylodi (40), warga BTN Air Paku/Keban Agung, juga merupakan pegawai/karyawan PT.Bukit Asam dalam kasus serupa.

Kontributor BINPERS.COM Muara Enim : Hendro Aldo Irawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *