Kades Sukajaya Tidak Transparan, Fisik Fresh Money Diduga Dikerjakan Asal-asalan

jalanBanten, (BN) – Bantuan Gubernur atau yang biasa kita kenal Fresh money Tahun anggaran 2014 ini yang berlokasi di jalan kampung Kademangan Gede – Tambakbaya, Desa Sukajaya Kecamatan Kabupaten serang Provinsi Banten, diduga pengerjaannya asal-asalan.

“Yang seharusnya pengerasan dulu memakai batu urugan, bukan langsung diurug-urug pakai tanah dimana tanahnya itu tanah cadas yang kena air akan jadi lumpur, tidak ada kekuatan yang mengakibatkan jalan becek dan labil,” ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu (8/2).

Ajurum, Kasi Kesra Desa Sukajaya mengatakan, bahwa pekerjaan yang tengah dilaksakan itu sudah sesuai dengan teknis pada saat pengajuan sebelum dicairkannya dana fresh money.

“itu lagi sedang pengerjaan, terkendala hujan pengiriman matrial tanah jadi terhambat,” kata Ajirim Saat dihibungi Via telpon.

Dikatakan ajurum, pelakanakan pembangunan yang saat ini dilaksanakan bukan fisik melainkan pengurugan bahu jalan poros Desa Kademangan – Tambak baya sepanjang 200 meter menggunakan tanah cadas.

”Rencana akan menghabiskan 30 mobil yang dalam satu mobil kami beli 280 ribu/mobil berikut ongkos kirim,” jelas Ajurum.

Ajurum mengatakan kedua kalinya, untuk pengurugan jalan sudah menghabiskan 70 mobil, yang
sebelumnya mengatakan, “rencana akan menghabiskan 30 mobil” apa karena hanya ingin mendekati angka 30 juta sesuai peruntukan fisik Ban-Gub 2014 , agar terkesan uang habis sesuai pengeluaran.

Terpisah, H. Rohili, Camat Pontang menjelaskan, pelaksanaan program pembangunan di Desa- Desa harus sesuai dengan Proposal pengajuan dan harus disesuaikan dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya), “dan kamipun sudah melakukan monitoring kelapangan bagi yang belum selesai harus secepatnya diselesaikan”. Ungkapnya.

Teja – Kontributor Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *