Hindari Pengendara Motor, Truck Colt Diesel Tabrak Bus Wisata

“8 Penumpang Penumpang Masuk UGD”

Muara Enim, SUMSEL (BINPERS.COM) – Sebanyak delapan orang penumpang dilarikan ke Rumah Sakit HM Rabain Muaraenim, setelah terjadi tabrakan antara bus‎ wisata Osek Jaya Agung dengan No Polisi (Nopol) A 7638 KC dengan truk Colt Diesel Nopol BG 8580 RE di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) atau lintas Muara Enim-Tanjung Enim, tepatnya di Desa Karang Raja Kecamatan kota Muaraenim sekitar pukul 17.00 WIB kemarin.

Foto : Aldo/BINPERS.COM Tampak keadaan Bus Wisata Osek Jaya Agung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Usai Terjadinya Tabrakan, Kamis Petang (19/2) Sekitar Pukul.17.00 WIB di Jalinsum
Foto : Aldo/BINPERS.COM
Tampak keadaan Bus Wisata Osek Jaya Agung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Usai Terjadinya Tabrakan, Kamis Petang (19/2) Sekitar Pukul.17.00 WIB di Jalinsum

Bus Osek Jaya Agung mengangkut sebanyak 26 orang penumpang termasuk sopir dari Garut, Propinsi Jawa Barat tujuan Curup propinsi Bengkulu yang dikemudikan oleh Eman Sulaiman (43), warga Garut Jawa Barat. Sementara truk datang dari arah Muaraenim tujuan Tanjung Enim, dikemudikan oleh Dektor alias Lae (30) warga perumahan BTN Air Paku Tanjung Enim.

Kelima penumpang truk sendiri adalah pekerja pada PT. Nindya Karya yang sedang mengerjakan proyek pengerjaan pipa PDAM Lematang Enim. Delapan korban yang dilarikan ke rumah sakit tersebut lima diantaranya adalah penumpang truk. Sementara tiga korban lainya adalah sopir dan penumpang bus Osek Jaya Agung. Dari delapan korban, cidera paling parah nampak dialami oleh sopir truk,Dektor. Selain mengalami cidera cukup parah dibagian kepala, korban juga mengalami cidera dibagian kaki dan paha. Sementara penumpang lain, diantaranya mengalami luka robek di kepala. Sementara Sopir bus Eman Sulaiman sendiri, hanya menderita cidera ringan.

Ia pun menuturkan, kejadian tersebut berawal saat truk yang dikemudikan oleh Dektor membanting kekanan karena berusaha menghindari sepeda motor yang ada didepannya. Karena posisi saat itu sudah dekat, dirinya tidak bisa mengelak dan hanya bisa membanting stir ke kiri. Namun bagian depan kedua kendaraan sempat bertabrakan, sebelum akhirnya sama-sama menyasar keluar jalan. Beruntung disisi jalan ada beberapa batang pohon, sehingga badan bus terhalang dan tidak terguling.

“Kan disana abis tikungan, tiba-tiba truk yang didepan banting kekanan untuk nyalip sepeda motor,saya coba mengelak dan banting stir kekiri tapi masih kena juga,” ujarnya.

Penumpang bus menurutnya yang mengalami cidera agak parah yaitu Aas,(35) warga Garut Jawa Barat. Karena saat kejadian dirinya sempat terlempar kebagian depan dekat bangku sopir. Padahal dirinya berada di bangku barisan ketiga. Sementara penumpang lain yaitu Aryo (51), yang juga menjadi koordinator bus tersebut berada dibangku sebelah kiri sopir. Tidak mengalami cidera yang begitu parah.

“Kalau Aas dia sempat terbanting kedepan, makanya diantara kami dia yang paling parah,” ujarnya.

Salah seorang penumpang truk Hendra (40) mengatakan, saat itu mereka baru saja mengantarkan material pipa sisa pemasangan dari Tanjung Enim ke kantor PDAM Lematang Enim di jalan Jenderal Sudirman kota Muaraenim. Saat itu dirinya duduk disamping kiri sopir. Sementara tiga rekanya lain, ada di bak belakang truk tersebut. Hendra mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologis kejadian,karena tiba-tiba truk sudah tabrakan dan dirinya sempat terbanting kesebelah kanan kearah stir.

“Kami berlima, saya didepan sama si Lae yang bawa mobil, sementara tiga lagi teman kami Ari, Apri sama Heri dibelakang. kami habis bongkar pipa di kantor PDAM,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan BINPERS.COM, usai kecelakaan terjadi sempat menimbulkan kemacetan dilokasi kejadian. Beruntung kejadian tersebut tidak jauh dari gerbang Bataliyon Infanteri 141 AYJP Karang Raja Muaraenim, sehingga segera mendapatkan pertolongan dan evakuasi dari para personel TNI di Bataliyon tersebut. Para penumpang bus nampak trauma karena kejadian tersebut. Diantara para penumpang lain ada juga yang mengalami luka lecet dan lebam akibat benturan. Namun mereka menolak untuk dibawa ke rumah sakit karena tidak terlalu parah.

Para korban yang dilarikan ke rumah sakit diantaranya, Dektor (30), supir truk, Ari (20) warga Baturaja,Hendra (40) warga Baturaja,Apri (20) warga Baturaja, serta Heri (20) warga Lampung. Kelimanya adalah pekerja pada PT Nindya Karya dan merupakan penumpang truk. Sementara dari bus Osek Jaya Agung yang menjadi korban antara lain, Eman Sulaiman (43) warga Garut yang merupakan sopir bus. Kemudian Ass (35) warga Garut serta Aryo (51) warga Garut Jawa Barat.

Kasat Lantas Polres Muaraenim sendiri AKP Agung Adhitya mengatakan, pihaknya masih mendalami kronologis kejadian tersebut. Dirinya memastikan dalam kejadian tersebut tidak ada korban tewas, hanya mengalami luka-luka dan sudah dirawat di rumah sakit. Pihaknya saat ini sedang berusaha mengevakuasi penumpang bus, agar tidak terlantar dipinggir jalan.

“Sedang kita lidik kejadianya, dan kita masih upayakan mengevakuasi penumpang bus yang lain ke kantor Satlantas Polres Muaraenim,” ujarnya tadi malam.

Kontributor BINPERS.COM Muara Enim : Hendro Aldo Irawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *