Bupati Mimika Lantik Pejabat Eselon II dan III

Bupati Mimika Elitinus Omaleng SE
Bupati Mimika Elitinus Omaleng SE
Timika (binpers.com) Bupati Mimika Elitinus Omaleng SE, pada senin 09 Februari 2015, Bertempat di gedung Emeneme Yauware, Secara resmi melantik 218 pejabat eselon II dan III di Lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, Untuk membantu menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan Mimika yang aman, damai dan sejahtera.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengingatkan pejabat yang memimpin satuan kerja perangkat daerah (SKPD), peka terhadap semua persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah itu.
“Masih banyak persoalan di daerah seperti di bidang sosial, ekonomi, politik dan lainnya yang sangat berpengaruh terhadap kondisi masyarakat Mimika,” kata Bupati Eltinus Omaleng di Timika.

Dalam Sambutanya, Bupati Omaleng menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik tersebut harus mampu melaksanakan amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggungjawab. Setiap pejabat juga dituntut mampu menjadi pemimpin yang baik di satuan kerja masing-masing, mampu memberikan inovasi, keteladanan dan membangun kerjasama dengan anakbuah.
“Kepada semua pejabat diharapkan selalu memperhatikan kondisi dan perkembangan serta aspirasi masyarakat dan memberikan pelayanan publik yang professional dan berkualitas,” ujarnya.

“Saya lihat seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini, masyarakat semakin terbuka dalam menyampaikan kepentingan dan aspirasi mereka melalui berbagai sarana yang terus berkembang. Kondisi ini tentu menuntut adanya kesiapan dan respon kita semua selaku penyelenggara pemerintahan. Untuk itu, kepada semua pejabat yang di lantik, saya harapkan dapat selalu memperhatikan kondisi dan tuntutan perkembangan yang ada agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih professional, efektif, efisien, dan transparan”, Ujar Bupati.

Pelantikan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Mimika merupakan yang pertama di masa kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Eltinus Omaleng-Yohanis Bassang yang telah mengemban jabatannya sejak 6 September 2014.

Bupati Omaleng memberikan kesempatan selama enam bulan kepada setiap pejabat yang baru dilantik untuk dapat menunjukkan kinerjanya. Jika dinilai tidak mampu mengemban amanat tersebut, Bupati Omaleng dengan tegas menyatakan tidak segan-segan akan mengganti pejabat dimaksud.(Max Meslay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *