Bupati Kukar Curhat Ke Kapolda Kaltim: Kukar sekarang ini seperti ‘diserang’ para bandar narkoba

andayono & RitaTENGGARONG, (BN) – Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Andayono melakukan kunjungan kerja ke Kutai Kartanegara (Kukar). Kehadiran orang nomor 1 di Polda Kaltim tersebut diterima Bupati Kukar, Rita Widyasari, beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu Rita mengadu kepada Kapolda Andayono, karena belakangan ini Kukar “diserang” pemain narkoba, terutama di kawasan pedalaman.

“Kukar sekarang ini seperti ‘diserang’ para bandar narkoba. Terutama di kawasan pedalaman atau ulu Kukar, seakan-akan orang mudah mendapatkan narkoba. Karena dengan harga murah bahkan ada paketan sabu seharga Rp 20 ribu, orang bisa membeli barang terlarang itu. Dari data terakhir diketahui, misalnya di Kecamatan Kota Bangun dan sekitarnya di kawasan ulu, terungkap sebanyak 10 kasus narkoba. Setelah saya sampaikan ke Pak Kapolda tadi, kami akan tingkatkan bekerjasama dengan Polres Kukar untuk memberantas narkoba,” urai Rita.

Maraknya peredaran narkoba di Kukar, memang manjadi pukulan berat bagi Rita. Lantaran gencarnya serangan narkoba itu, dipastikan membawa imbas buruk bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kukar.

“Memang, kondisi buruk itu menjadi salah satu imbas terbangunnya akses jalan. Sehingga para pemain narkoba itu semakin mudah beraksi ke pedalaman. Kan dahulu orang hanya bisa lewat sungai, tapi sekarang lewat jalan darat semakin mudah ke ulu,” kata bupati .

Selain menyampaikan masalah narkoba, Rita juga menjelaskan tentang rencana Pemkab Kukar menghibahkan lahan seluas 100 Hektare untuk pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN). Lahannya terletak wilayah Kecamatan Loa Kulu yang sebelumnya termasuk konsesi perusahaan tambang batu bara PT Multi Harapan Utama (MHU). Itu menjadi salah satu upaya Kukar dalam menjalin kerjasama dengan pihak Kepolisian. (abt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *