Ahmad Zulinto terpilih sebagai Ketua PGRI Sumsel

SAMSUNG CAMERA PICTURESSumsel (BN) – Kepala Disdikpora Palembang, Ahmad Zulinto berhasil memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan Ketua PGRI Sumsel pada Konferensi PGRI Sumsel ke XXV hingga menasbihkan dirinya sebagai Ketua PGRI Sumsel priode2015-2020.

Ia terpilih melalui Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Hotel Sanjaya Palembang. Sementara, calon terkuat lainnya, mantan Ketua PGRI Sumsel, Syarwani Ahmad hanya mendapatkan 61 suara. Setelah pemilihan dalam konferensi, maka akan dilakukan proses pelantikkan Ketua baru, Ahmad Zulinto.

“Sebagai anggota LP2I TIPIKOR, saya cukup bangga terhadap hasil Konferensi Cabang Sumsel kali ini. Ketua PGRI Palembang berhasil terpilih menjadi Ketua PGRI Sumsel,”ujar Wakil ketua Aep Rahmad Sukarno.
Untuk diketahui, dukungan terhadap Ahmad Zulinto itu mencapai 333 suara dari 404 suara yang diperebutkan. Suara tersebut berasal cukup merata, baik berasal dari Kabupaten dan kota di seluruh Sumsel, yakni Banyuasin, Muara Enim, Pali, OKU Timur, OKU Induk, OKU Selatan.

“Tapi dari kader Palembang penuh, hampir 100% dukungan Ketua PGRI, Ahmad Zulinto,” ujarnya.

Sehingga saat Ketua PGRI Palembang, Ahmad Zulinto terpilih menjadi Ketua PGRI Sumsel, maka nantinya akan digelar Konfrensi Cabang PGRI Kota Palembang dan Konferensi Luar Biasa.

Ketua PGRI terpilih Ahmad Zulinto mengatakan, eksistensi PGRI kedepan sesuai visi dan misinya harus mampu memantapkan posisinya sebagai organisasi profesi guru di Indonesia yang semakin kuat, profesional dan bermartabat dalam meningkatkan peran guru dalam melayani pendidikan bermutu bagi seluruh anak di Indonesia.
Sehingga kata dia, fungsi PGRI selain memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan namun juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan guru, dosen dan seluruh tenaga pendidikan. Esensinya dari ribuan pengurus PGRI, harus mampu menerapkan asas gotong royong yang merujuk kepada kebersamaan dan kekompakan untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam organisasi tersebut.

“Terpilihnya saya menjadi Ketua PGRI Provinsi Sumatera Selatan lima tahun kedepan, PGRI harus mampu berkomunikasi dan bersinergi dengan pemerintahan serta Dinas Pendidikan untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi profesi guru dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan,” kataya kepada Binpers.

Menurutnya, upaya meningkatkan mutu pendidikan dapat dilakukan dengan cara sederhana seperti kolaborasi program antara PGRI dan Dinas Pendidikan dalam menopang kegiatan-kegiatan yang merujuk kepada dunia pendidikan tanpa harus membeda-bedakan mana yang harus didahulukan.“Karena pada akhirnya, semuanya bisa berjalan dengan baik seirama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan para guru bukan hanya secara material melainkan secara batiniah dengan dibuat secepatnya membentuk advokat lembaga bantuan hukum untuk memberikan perlindungan terhadap profesi guru,” terangnya .

Ia pun mencanangkan kedepan, bisa membawa banyak perubahan dalam organisasi kearah yang lebih maju dan mampu menjungjung tinggi tingkat profesionalitas dan menjaga kekompakan organisasi.“Karena adanya PGRI ini diciptakan sebagai wadah organisasi mulia bagi para guru dalam meningkatkan kesejahteraannya , memberikan perlindungan hukum dan mampu memberikan pelayanan mutu pendidikan yang lebik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tandasnya.(mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *