Selama 2014 Polres Kotim Tangani 510 Kasus

“Perkara kriminalitas meningkat dibandingkan dengan tahun 2013 seperti curat 112 kasus, curanmor 76 kasus, penggelapan 29 kasus serta narkoba sebanyak 68 kasus”

 

Keterangan Gambar : Poto Saat Jumpa Pers Kapolres Kotim AKBP.Himawan Bayu Aji, SIK, MH (Kiri)  didampingi oleh Waka Polres Kotim KOMPOL Edy Setyanto Erning Wibowo (Kanan)
Keterangan Gambar :
Poto Saat Jumpa Pers Kapolres Kotim AKBP.Himawan Bayu Aji, SIK, MH (Kiri) didampingi oleh Waka Polres Kotim KOMPOL Edy Setyanto Erning Wibowo (Kanan)

Sampit, Kalteng, (BINPERS.COM) – Polres Kotawaringin Timur melakukan jumpa pers dengan beberapa wartawan baik Cetak maupun elektonik dalam rangka Evaluasi akhir tahun 2014 atas kinerja Institusi ini dalam menangani kasus Kriminalitas di Kotim dipimpin langsung oleh Kapolres Kotawaringin Timur AKBP.Himawan Bayu Aji, SIK, MH dan didampingi oleh Waka Polres Kotim KOMPOL Edy Setyanto Erning Wibowo, beberapa Kabag, para Kasat, Kapolsek serta beberapa Perwira lainnya di Room Press Release Polres Kotim pada Rabu 31 Desember 2014 yang lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan bahwa Acara ini dilaksanakan sebagai bahan perbandingan Kondisi Kantibmas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2013 dengan tahun 2014.

Sepanjang tahun 2014 bahwa angka kasus tindakan kriminalitas di Kotim terus mengalami peningkatan, terdata di Polres Kotim sebanyak 510 kasus sedangkan di tahun 2013 sebanyak 479 kasus, lebih rendah dari tahun 2014

Menurut Kapolres Kotim AKBP Himawan Bayu Aji,” Perkara yang sudah diselesaikan selama tahun 2014 sebanyak 271 kasus, sisanya masih belum,” ujar Himawan.

Menurut paparan Himawan bahwa, Perkara yang paling menonjol adalah Kasus Curat sepanjang tahun 2014 mencapai 112 Kasus,Kemudian Kasus Curanmor sebanyak 76 kaus, Penggelapan 28 kasus dan Narkoba sebanyak 68 kasus.

“Tindakan kriminalitas yang menempati rutan tertinggi yakni Pencurian dengan pemberatan (Curat) tahun 2014 sebanyak 112 kasus sedangkan tahun 2013 hanya 111 kasus, Kasus Curanmor pada tahu 2013 hanya 53 kasus sedangkan tahun 2014 mencapai 76 kasus, lebih meningkat,” jelas Himawan.

Diungkapkannya, kasus Penggelapan pun juga meningkat yakni pada tahun 2013 hanya 22 kasus, sedangkan untuk tahub 2014 mencapai 29 kasus, dan kasus Narkoba untuk tahun 2013 hanya mencapai 51 kasus sedangkan untuk tahun 2014 mengalami peningkatan mencapai 68 kasus.

Dari data yang ada menyebutkan bahwa jumlah tahan sepanjang tahun 2014 sebanyak 526 orang , 417 orang laki-laki, 46 orang perempuan, Dewasa 34 orang dan anak-anak 29 orang.

Dari fakta dan data yang ada kedepannya pihak Polres kotim masih membutuhkan tindakan-tindakan yang lebih baik lagi guna memberikan kenyamanan dan pelayanan kepada masyarakat , sebagai contoh kasus Narkoba kedepannya pihak Polres akan gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya Narkoba, mulai tingkat paling bawah melibatkan Rt,Rw, Kepala Desa/Kelurahan dan Pemerintah Daerah, Kalau saja warga itu sudah sadar maka pemasok akan susah untuk mengedarkannya.

“Kalau masyarakat itu nanti sadar, siapa yang akan membeli Narkoba tersebut, Pemasok pasti akan enggan berjualan diwilayah Kotim,” tambahnya. (nato)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *