Pembangunan RKB SMPN SATAP 1 Pancatengah Diduga Tidak Sesuai Bestek

Tasikmalaya, (BINPERS.COM) – Program pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang bersumber dari dana Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2014 di Jawa Barat diduga banyak yang diselewengkan.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan dan informasi dari nara sumber yang bisa dipercaya oleh BINPERS.COM mengatakan bahwa masih ada saja beberapa sekolah yang diduga kuat dalam pengerjannya tidak sesuai dengan standararisasi struktur atau bestek (gambar) yang sudah ditetapkan oleh pihak dinas terkait. Pada pelaksanaannya, dengan cara meniadakan atau mengurangi volume pekerjaan sehingga akan berpengaruh pada jumlah anggaran pelaksanaan dan juga ketahanan bangunan sekolah itu sendiri.

Seperti yang terjadi di SMP Negeri SATAP 1 Pancatengah Kec. Pancatengah Kab.Tasikmalaya Jawa Barat, sekolah tersebut sewaktu pelaksanaan pengerjaan pondasi bangunan sekolahnya dari anggaran DAK tahun 2014 pada pelaksanaannya diduga kuat memakai batu cadas. Padahal sesuai dengan RAB seharusnya pondasi tersebut menggunakan batu belah.

Kepala seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kab.Tasikmalaya, Opan, saat dikonfirmasi BINPERS.COM menerangkan bahwa bilamana benar ada penyalahgunaan/penyimpangan dalam pelaksanaan Ruang Kelas Baru (RKB), hal tersebut tidak melanggar aturan.

“Kami dari dinas terkait akan melakukan cek and monitoring langsung ke lokasi benar atau tidaknya. Kalau memang benar pengerjaan pondasi memakai batu cadas untuk sebuah bangunan sekolah yang menggunakannya, itu tidak ada larangan karena tidak ada aturannya, ” tegas Opan di ruang dinasnya, Senin (5/1/2014).

Sementara itu, kepala sekolah SMP Negeri SATAP 1 Pancatengah, Munir, saat akan dikonfirmasi awak media BINPERS.COM tidak berada di tempat. Begitupun ketika dihubungi melalui telephon selulernya di nomor 085321756xxx tidak dijawab. Kuat dugaan, kepala sekolah tersebut menghindar dari pemberitaan media.

Perlu diketahui SMP Negeri SATAP 1 tahun anggaran 2014 mendapat bantuan DAK senilai Rp 113.545.000 untuk pembangunan satu Ruang Kelas Baru (RKB)yang dilaksanakan secara swa kelola oleh panitia pembangunan sekolah (PPS). Endra

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment