Pembangunan Gedung Perpustakaan MA Kuta Binjei Diduga Asal Jadi

IMG_20150119_115540Aceh Timur, (BINPERS.COM) – Keluh kesah Kepala Madrasah Aliyah (MA) Kuta Binjei, Aceh Timur, terkait pembangunan perpustakaan yang dikerjakan asal jadi oleh kontraktor pemenang tender pada proyek tersebut.

Kepala Madrasah Aliyah (Dra. Hj. Fauziah. M.Pd), mengatakan, selama ini sekolah dirintis dari dana lobi oleh pengurus sekolah dan swadaya dari orang tua murid untuk dapat berdirinya Madrasah Aliyah di tanah mereka lahir, segala upaya mereka tempuh demi mencerdaskan putra-putri mereka.

Pada tahun 2010 gedung mulai dibangun yang dananya berasal dari Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan biaya Rp. 200.000.000,-, dari anggaran tersebut dapat dibangun 3 ruang belajar.

Kepala Madrasah menambahkan, ditahun 2013 mendapat bantuan dari Departemen Agama (Depag) Aceh Timur yang anggaran berasal dari Dana APBN berjumlah Rp. 120.978.000,- untuk pembangunan gedung perpustakaan yang dikerjakan oleh CV yang enggan disebutkan namanya, pengerjaan gedung tersebut sangat tidak sesuai dengan biaya yang tersebut diatas, dimana ketika hujan, air masuk kedalam diakibatkan oleh atap yang bocor, plapon tidak dipasang serta keramik lantai perpustakaan.

“Kejadian seperti ini sangat merugikan dunia pendidikan di Aceh Timur, untuk kasus seperti ini jangan pernah terjadi ditempat lain karena akibat berimbas pada surutnya mutu pendidikan,” imbuh Dra. Fauziah. M.Pd. (Has)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *