BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Lagi, Petani Karet Dirampok Usai dari Kebun

“TKP tidak Jauh dari Kejadian Sebelumnya”

Foto : Aldo/BINPERS‎ Tampak Johan Seorang Petani Karet Warga desa Guci,Kecamatan Ujan Mas,Kabupaten Muara Enim,Sumsel Ketika di bincangi awak media di rumah, Senin (5/1)
Foto : Aldo/BINPERS‎
Tampak Johan Seorang Petani Karet Warga desa Guci,Kecamatan Ujan Mas,Kabupaten Muara Enim,Sumsel Ketika di bincangi awak media di rumah, Senin (5/1)

Ujan Mas, Muara Enim (BIN) – Perampokan sepeda motor terhadap petani karet kembali terjadi di wilayah hukum polsek Ujan Mas. Kali ini korbannya, Johan (58) warga desa Guci kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang menjadi korban perampokan pelaku yang berjumlah enam orang pada sabtu akhir pekan kemarin (3/1).

Tempat Kejadian Perkara (TKP) nya sendiri di Jembatan jalan Servo wilayah desa Ulak Bandung sekitar pukul 9. 30 WIB, tidak jauh dari lokasi perampokan korban Mersa yang tewas ditembak oleh para kawanan perampok bulan lalu.

Menurut penuturan korban Johan saat dibincangi BINPERS.COM mengatakan bahwa ia baru pulang dari melakukan rutinitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya yaitu dengan bekerja sebagai penyadap karet di kebun miliknya. Lalu, sesampai di TKP ia distop oleh pelaku sebanyak enam orang, dan mereka memaksa agar supaya ia menyerahkan motor yang ia sedang kendarai. Karena melihat jumlah pelaku lebih banyak darinya dengan sangat terpaksa ia menyerahkan motor Vega ZR tahun 2010 dengan nomor polisi (nopol) BG 8044 HO.

“Lalu setelah motor ia serahkan dan melihat saya tidak ada perlawanan diantara para pelaku mengoreskan pisaunya ke pergelangan tangan saya hingga luka. Mungkin mereka takut kalau saya dikira kebal senjata sehingga melihat saya terluka mereka langsung pergi meninggalkan saya sendiri di pinggir jalan,” tutur Johan.

Dia menambahkan, setelah para tersangka akan meninggalkannya, ia langsung mengeluarkan HP yang ada di sakunya, untuk menelpon pihak keluarganya yang ada di dusun dengan maksud untuk memberi tahu perihal masalah yang di alaminya, namun sialnya salah satu tersangka melihatnya dan mereka langsung kembali lagi ke arah dirinya, namun ia langsung berinisiatif secepatnya mengambil langkah seribu dengan berlari menyelamatkan diri dari kejaran para tersangka.

Kontributor BINPERS Muara Enim : Hendro Aldo Irawan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *