Harga Beras di Bireuen Tembus Rp 145.000 Satu Sak 15 Kg

Pekerja Sedang Menyusun Beras di Toko Langkah Baru, Jalan Jati, Bireuen (Foto, TARMIZI A. GANI)
Pekerja Sedang Menyusun Beras di Toko Langkah Baru, Jalan Jati, Bireuen (Foto, TARMIZI A. GANI)

BIREUEN, ACEH (BIN) – Menindaklanjuti hasil kasak-kusuk pembicaraan masyarakat tentang harga makanan pokot terutama beras, Koordinator Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPS) Wilayah Aceh Tarmizi
A. Gani (Mukarram) turun ke lapangan, untuk mendapat informasi langsung dari pedagang, di Kabupaten Bireuen, Selasa (06/01/2015).

Salah seorang pedagang, Syamsuddin, di toko Langkah Baru, yang terletak di Jalan Jati menjelaskan,” harga enceran beras cap Panah untuk satu sak 15 Kg, di jual Rp. 145.000 hari ini, harga sebelumnya dijual
dengan harga Rp. 142.000, sedangkan cap ABS dijual Rp. 140.000, sebelumnya di jual Rp. 135.000, dan beras merk cap Jempol dijual Rp. 135.000, sebelumnya di jual Rp. 130.000 satu sak,” ungkap Syamsuddin.

Sementara telur ayam dijual Rp. 36.000 satu papan, sebelumnya dijual dengan Rp. 32.000, sementara gula pasir (gula putih) masih bertahan Rp. 10.000, begitu juga minyak makan masih di jual dengan harga Rp.
10.000-11.000 Per Kg, dan gula merah Rp.9000 Per Kg.

Ketidaknyamanan dan ketikstabilan harga makanan pokok di pasaran, menurut Koordinator APPSI Wilayah Aceh terjadi akibat pengaruh dari tindakan naik – turunnya harga BMM , dan sikap pemerintah pusat yang
seakan-akan tidak ambil peduli dengan kebutuhan warga dan masyarakat yang mau tidak mau harus mendapatkan keperluaan makanan tersebut.

APPSI menginginkan pedagang hidup sejahtera, dan pengguna juga tidak menderita. (Hasbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *