BAPAS Garut Memberikan Pembinaan Klien Kepada Eks Napi

DCIM100MEDIAGarut, (BINPERS.COM) – Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Klas IIGarut yang membina para eks narapidana (Napi) untuk mengimplementasikan visi dan misi BAPAS dimana dalam menyongsong masa depan yang semakin kompetitif dan semakin mengglobal, maka BAPAS dituntut untuk semakin meningkatkan transparansi dan profesionalisme organisasi didalam hal pelayanan publik pada umumnya dan pembimbingan bagi Klien Pemasyarakatan ( Narapidana ) baik dewasa atau anak pada khususnya.

Baru-baru ini Amahke Nur’aeti, SH, Kepala BAPAS memberikan bimbingan kepribadian klien kepada keluarga dan istri eks Napi dan para staf wanita di BAPAS Garut bertempat di balai pemasyarakatan, dalam rangka memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW, Rabu (14/1/2014). Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi mantan Napi yang belum memiliki pekerjaan pasca bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)untuk membuka lembaran baru dengan kegiatan yang positif dan menghasilkan (financial, red) sehingga mereka bisa hidup bermasyarakat dengan normal seperti yang lainnya.

Dana dari pemerintah untuk pembinaan para eks Napi, kata Nur’aeti sudah disalurkan kepada setiap kelompok sesuai dengan program pemerintah. Salah satunya, pemeliharaan (kolam lele/ikan) dan beberapa kegiatan ekonomi lainnya yang disesuaikan dengan keahlian dan kemampuan para warga binaan BAPAS.
“Bagi yang belum punya pekerjaan tetap silahkan bergabung dengan kelompok yang sudah ada di daerahnya masing-masing. Bagi yang belum bergabung dan mersa berminat, silahkan hubungi pak Agus,” kata Kepala Bapas.

Nua’aeti menambahkan, bahwa pihak BAPAS akan terus menyalurkan semua dana bantuan dari pemerintah untuk kepentingan eks Napi agar penghasilannya terus meningkat.

Salah seorang eks Napi yang enggan disebutkan identitasnya saat dikonfirmasi awak media Berita Investigasi Nasional (BINPERS.COM) mengakui dirinya sangat terbantu dengan bimbingan yang dilakukan pihak BAPAS Garut dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarganya. Untuk itu ia merasa berterima kasih dengan adanya bimbingan tersebut.

“Sekarang saya sudah bisa mandiri dan menghidupi keluarga dengan hasil binaan dari BAPAS. Saya berharap bimbingan itu terus berjalan (berkesinambungan, red),” pungkasnya. (Cep Guntar/Aji Darmawan/Ateng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *