Projek Manager PT.MM: Bukan Emas, Tapi Sampel Mangan

 barang berupa batu yang diduga mengandung emas
barang berupa batu yang diduga mengandung emas

Manggarai-NTT, (BIN) – Maraknya pemberitaan di media terkait penangkapan barang milik PT.Manggarai Manganese (PT.MM). Floresa.co, menulis Polisi di Mabar Gagalkan Pengiriman Barang Milik PT MM yang Diduga Mengandung Emas. Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat (Mabar) – Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyita 408 kilogram barang berupa batu yang diduga mengandung emas. Barang tersebut merupakan milik PT Manggarai Manganese (MM), salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Manggarai Timur.

Barang tersebut hendak dibawa keluar dari Mabar melalui Bandar Udara Komodo pada Kamis, (8/1/2015). Barang yang dibungkus dalam 18 dus tersebut dikirim menggunakan jasa perusahaan kurir bernama PT Kerta Gaya Perkasa (KGP). Saat hendak melewati alat deteksi di pintu masuk bandara, petugas mencurigai barang-barang tersebut.

Terkait berita tersebut, binpers.com, mengkonfirmasi Projec Manager PT.MM, di Kantornya di Jalur Bandara Frans Sales Lega, Juma’at (9/1/2015), namun kantor PT.MM sepi. Seorang staff menyampaikan bahwa projek Managernya atas nama Diesta Tagor, sedang berada di Jakarta.

Keika dikonfirmasi via sms, dari Jakarta, Diesta Tagor, selaku Projek Manager PT.MM, kepada binpers.com, mengatakan bahwa barang-barang yang ditahan oleh Polres Manggarai Barat, adalah benar barang-barang milik PT.MM tapi bukan emas melainkan batuan sample mangan, “kami bermaksud untuk melakukan test laboratorium apakah ada indikasi mangan atau tidak.” Menurut dia, pengiriman barang tersebut sudah berdasarkan hukum yang sesuai di penelitian pertambangan/explorasi. (Yos Syukur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *