Perjuangan Otonomi Khusus Kota Tidore Belum Selesai

Camera 360TIDORE, (BIN) – Gaung pembentukan otonomi khusus (Otsus) Kota Tidore baru sampai di Maluku Utara belum sampai di pemerintah pusat. Demikian, hal tersebut dikatakan anggota DPD RI Basri Salama dalam diskusi seputar Otsus Maluku utara di Café Jarod, sabtu (13/12/2014) malam. Bahkan jika ia sendiri bertanya, Tidore mau dijadikan Daerah Otsus, terus akan mengelola apa? Apakah Tidore diberikan Otsus pada pengelolaan pemerintahanya ataukah mengatur tentang pertanahan seperti kekususan yang diberikan kepada daerah Jogjakarta.

“Saya sepakat dengan teman-teman tapi yang dituntut Otsus Tidore itu seperti apa,” kata Basri.

Basri mengatakan, karena Tidore tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah seperti daerah-daerah lain yang menjadikan daerah itu memiliki nilai tawar besar ke pemerintah pusat, maka nilai tawar yang bisa disampaikan dapat dari nilai sejarah.

“Kita harus menjadikan kebudayaan dan sejarah sebagai sasaran untuk meminta Otsus, kalau keinginan kita Otsus,” tutur Basri.

Terkait masalah ini, Basri yang dalam masa reses mengatakan akan menemui walikota Tidore Achmah Mahifa, tuturnya dalam akhir perbincangan diskusi seputar Otsus Maluku Utara. (Sukman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *