Pemilik Toko Mas Siantan Jaya Ditangkap Polisi

Konsumen saat memasuki ruang Toko Mas Siantan Jaya Pontianak
Konsumen saat memasuki ruang Toko Mas Siantan Jaya Pontianak

Pontianak, KALBAR, (BIN) – Toko Mas Siantan Jaya yang terletak di jalan Khatulistiwa Pontianak Utara,ramai diserbu ibu-ibu yang selama ini telah membeli perhiasan emas, dan tidak hanya itu pemilik toko Mas Sui Hie (34) ini juga menerima pegadaian emas.

Kedatangan kaum ibu-para konsumen mendatangi toko emas tersebut, setelah mendapat informasi pemilik toko emas Siantan Jaya milik Sui Hie telah ditangkap di Bandara Supadio Pontianak oleh Dirkrimsus Polda Kalbar karena membawa 6 kilogram emas batangan tanpa dilengkapi dokumen yang rencananya akan dibawa ke Jakarta (29/11) lalu.

Selain itu, menurut pengakuan Nopy, salah seorang konsumen, kedatangan ibu- ibu juga mendapat informasi bahwa toko emas milik Sui Hie akan menutup usahanya. “Atas dasar itulah kami beramai-ramai mendatangi toko emas tersebut, dan meminta pertanggungjawaban dari pemilik toko dan hendak mengembalikan emas yang telah kami beli.Tidak hanya itu emas yang telah kami beli ternyata berkadar rendah, emas tersebut cepat pudar dan cepat berubah warna serta gampang hitam,” ungkapanya.

Masyarakat resah mendengar kabar Toko Mas Siantan Jaya akan ditutup
Masyarakat resah mendengar kabar Toko Mas Siantan Jaya akan ditutup

Di tempat terpisah AKBP Dra. Nowo Winarti, M.Si, Humas Polda Kalbar saattemui di ruang kerjanya membenarkan tentang adanya penangkapan Sui Hie di Bandara Supadio Pontianak. Informasi dari KP3 Supadio Pontianak dan telah ditindaklanjuti oleh Dirkrimsus Polda Kalbar.

Dengan kejadian ini, dihimbau kepada para konsumen dan masyarakat yang telah membeli emas atau yang menggadaikan emasnya agar segera melengkapi administrasi bukti surat pembelian emas atau surat bukti gadai barang dan uang harus sesuai dengan yang digadaikan, atau barang yang dibeli.

“Insya Allah kami siap untuk memfasilitasi agar untuk bisa diselesaikan, dan jangan melakukan tindakkan anarkis yang dapat merugikan diri anda, dan masyarakat,” ujarnya.

Dan apabila ada masyarakat yang merasa tertipu, kata dia, agar segera melaporkannya kepada pihak Polda Kalbar. “Toh tersangkanya pun sedang kami proses dan sudah ditahan, dan saat ini sudah ada di dalam Sel tahanan Polda Kalbar.” Tegas AKBP Nowo Winarti.

AKBP Dra. Nowo Winarti M.Si, saat dikonfirmasi (4/12) yang lalu juga sempat berkomunikasi langsung by phon dengan Kasudit 2 Krimsus, AKBP Dewa yang menyatakan bahwa tersangka Sui Hie bisa dijerat dengan UU Minerba (Mineral dan tambang) Pasal 161, dan tindakan pencucian uang dengan ancaman pidana 20 Tahun penjara, ungkapnya. (Nurjani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *