Pejabat Di Pati Main Ketoprak Cerita “Maling Kapa Maling Ketiri”

Foto: Pagelaran seni Ketoprak
Foto: Pagelaran seni Ketoprak

Pati, Jateng, (BIN) – Setelah lama HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) hanya diperingati dengan kegiatan seremonial, namun pada peringatan HUT Korpri Ke-43 tahun ini berlangsung meriah dengan pagelaran ketoprak para pejabat.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Pati, Suharyono, setelah aktifnya Dewan Pengurus Korpri sejumlah kegiatan teragendakan dalam peringatan HUT Korpri tahun ini. Seperti halnya kerja bakti massal, cabut paku di pohon, donor darah, lomba pengucapan Panca Prasetya Korpri, jalan santai, dan pertandingan tenis antar pejabat eselon di Kabupaten Pati.

Pada Jumat malam, (28/11), digelar pagelaran Ketoprak yang secara khusus dimainkan oleh para pejabat Pemkab Pati dan melibatkan Bupati Pati Haryanto. “Pagelaran tersebut dilangsungkan di Alun- alun Pati untuk menghibur seluruh masyarakat Pati,” terangnya.

Jumat malam (28/11), Para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) bersama pimpinan SKPD se Kabupaten Pati, unjuk kemampuan berkesenian daerah kethoprak. Penampilan para pejabat tersebut mampu memuaskan warga, yang menonton pentas tersebut, di Alun-alun Pati.
Selain trampil memanagemen tugas, pokok dan fungsinya, ternyata para pejabat dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Pati, juga terampil dalam pentas seni tradisional kethoprak. Pentas kethoprak dalam memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT-Korpri) Ke-43 ini, mengetengahkan cerita “Maling Kapa Maling Ketiri”.

Bupati Pati, Haryanto kepada wartawan mengaku puas ternyata para pejabat dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Pati juga dapat memerankan tokoh yang diperankan, dalam pertunjukkan kethoprak HUT Korpri Ke 43 tahun ini. “Alhamdulillah respon masyarakat baik, dan itulah yang pertama untuk kebersamaan. Bukan sebagai tontonan tetapi sebagai tuntunan kepada masyarakat. Ternyata susah payah, dan tidak mudah menjadi seniman. Dari yang semula menggebu-gebu ingin pentas, tapi setelah diatas pentas lupa. Inilah yang harus kita lakukan, belajar…belajar dan belajar,” ucapnya.

Namun dari serangkaian pertunjukkan selama berjam-jam malam itu, kata Bupati Haryanto, hikmah dari yang telah dilakukan dirinya bersama pimpinan SKPD tersebut, yang terpenting kebersamaan. “Tadi malam kan tidak ada SKPD yang tidak ikut pentas. Semuanya ikut pentas, dan kebagian semua didandani sesuai karakter ketokohan yang diperankan,” jelas Haryanto.

Menurutnya, berbagai kegiatan pada HUT Korpri tingkat Kabupaten Pati tahun ini, tidak lepas dari semangat para Pengurus Korpri yang baru dilantik pada bulan April lalu. “Vakumnya kepengurusan Korpri di Kabupaten Pati, yang berlarut- larut membuat organisasi jalan di tempat. Sehingga tidak ada kegiatan maupun program yang jelas dalam organisasi yang menaungi para PNS di Kabupaten Pati ini,” jelasnya.

Di usianya yang ke 43 ini, Bupati memandang Korpri sebagai organisasi berumur dewasa dan matang dari segi kepengurusan maupun program kerja. Untuk itu ia berharap, para anggota Korpri yang merupakan PNS di Kabupaten Pati ini, mampu mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *