Jalinsum Sepanjang 260 meter Dialihkan Sementara

IMG_20141205_144418Tanjung Enim, SUMSEL, (BIN) – Untuk memperlancar pembangunan jembatan double track Kereta Api, PT Bukit Asam (persero) Tbk Tanjung Enim melalui kontraktornya Adhi Karya, mengalihkan sementara Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) atau Jalan lintas Tanjung Enim – Muara Enim. Adapun jalan yang dialihkan tersebut sepanjang 260 meter, yang masuk dalam wilayah Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Menurut pimpinan proyek (pimpro) Prasarana Produksi (Jembatan) PT BA, Agus Hasanudin didampingi Project Manager Jembatan Adhi Karya Rubadi, tujuan pembangunan jembatan di Desa Lingga tersebut adalah untuk jalur double rel KA dari Tanjung Enim menuju Tarahan, Lampung. Dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pengerjaan proyek tersebut, pihaknya terpaksa mengalihkan sementara jalur Jalinsum ke jalan baru yang telah di buat oleh PTBA. Dalam pengalihan jalan ini, sifatnya hanya sementara sekitar empat bulan yakni dari Desember 2014 – Maret 2015.

Apriansyah perwakilan dari Balai Besar Jalan Nasional menyatakan, jalur lintas Sumatera tersebut statusnya kelas II A. Dan untuk jalan baru yang dibuat oleh PT BA itu secara kontruksi juga disamakan dengan kelas jalan yang lama. Adapun lebar jalan tujuh meter dan panjang 260 meter. Untuk masalah perizinan dari kelayakan sudah memenuhi standar dan persyaratan Kementerian PU.

Sementara itu, Project Manager Jembatan Adhi Karya Rubadi, menyebutkan nilai kontrak mereka sebesar Rp. 107 miliar, dengan masa pekerjaan dari bulan Mei 2014 hingga Maret 2015. Adapun jenis pekerjaannya adalah jembatan, jalan peralihan sepanjang 260 meter dan rel KA sepanjang empat kilometer.

Kontributor: Aldo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *