Duh, Waria Bisnis ‘Sedot’ Kian Meresahkan

“Pol PP Ancam Tertibkan Waria Taman ”

image002SAMPIT-KALTENG, (BIN) – Aroma hubungan sex yang menyimpang di Kota Sampit kian merebak, dengan menjamurnya Wanita Pria (Waria) menjadi kupu-kupu malam menjajakan cinta dan bisnis ‘Sedot’ kian meresahkan. Sudah menjadi rahasia umum selama ini keberadaan mereka yang beroperasi di seputaran jalan Yos Sudarso tepatnya seputaran Musium Kayu dan Taman Kota Sampit.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh kru wartawan Berita Investigasi Nasional bahwa mereka (Waria) sering tidak malu-malu memanggil pengendara motor yang melintas dijalan itu di malam hari, apalagi kalau sudah larut malam untuk diajak kencan. Hubungan sex menyimpang mereka hebat sudah bisa pasang tarif Rp.20.000,- sekali sedot.

“Setiap hari mereka mangkal disitu ( Belakang Musium Kayu ) banyak sekali berceceran Kondom bekas, berarti mereka melakukan hubungan intim,” ucap salah satu warga yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Dalam waktu dekat menjelang Natal dan tahun baru 2015 Satpol PP Kotim berencana akan melaksanakan Razia untuk menertibkan para Waria yang melakukan praktek prostitusi illegal dijalan, menurut Komandan Satpol PP Kotim RIHEL melalui Telepon Seruler 14 Desember 2014 pihaknya masih menunggu kesiapan Dinas Sosial untuk melakukan penertiban ini, disamping itu pula beliau beralasan tidak bisa melakukan penertiban secara mandiri dan perlu melibatkan berbagai pihak seperti Kepolisian dll.

“Kami masih menunggu kesiapan Dinas Sosial, kalau sudah siap kemungkinan dalam minggu ini juga akan turun ke lapangan,” Ujar Rihel

“Penertiban Waria ini nantinya akan dibarengi dengan penertiban pasangan yang tidak bersetatus suami istri dan cek in di kamar-kamar hotel di Kota Sampit,” bebernya.

Warga sangat berharap kepada Pemerintah Daerah terkait agar jangan tutup mata melakukan pembiaran segera turun untuk menertibkan kawasan tersebut serta penyakit masyarakat yang kian merebak aromanya ini.
(Nato)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *