Tersangka Kasus USBM, Sozisokhi Sihura Belum Ditahan

10818607_847957241893745_289281304_nNias Selatan, (BIN) – Terkait dengan kasus Universitas Setia Budi Mandiri Telukdalam yang telah merugikan keuangan Negara sekitar Rp 6 Miliar lebih, Kajari Telukdalam sampai saat ini belum melakukan penahanan terhadap Sozisokhi Sihura yang merupakan pengelola USBM yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut pantauan media BIN, Kajari Telukdalam masih menunggu hasil audit BPKP. Hal ini disampaikan oleh Kasi Pidsus Ardiyansah, SH.,MH saat dikonfirmasi diruang kerjanya jalan diponegoro telukdalam, Jum’at (7/11/2014) kemarin.

Kasi Pidsus Ardiansyah, SH.,MH menjelaskan bahwa penyidik masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan guna mengetahui kerugian keuangan Negara dan penyidik juga sudah menyurati BPKP.

“kita masih menunggu hasil audit BPKP turun, guna mengetahui kerugian Negara pada kasus tersebut dan penyidik juga sedang melengkapi berkas supaya proses hukum pada saat dipersidangan tidak kewalahan,” lanjut Ardiansyah.

Ardiansyah juga menyampaikan bahwa sampai saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan bahkan Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi telah di panggil oleh peyidik kejaksaan Negeri Telukdalam untuk di periksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Di tempat terpisah saat konfirmasi, beberapa mahasiswa USBM juga menyampaikan protes keras atas tindakan pemerintah daerah yang melakukan pendzoliman atas hak-hak mereka dan bahkan salah satu mahasiswa USBM yang enggan di sebut namanya (korban) menuding pemerintah daerah “Pembohong ulung”.

Mahasiswa berharap agar penanganan kasus USBM ini Kajari Telukdalam bersikap profesional tanpa kompromi dengan pihak–pihak yang diduga sebagai aktor utama agar penegagkkan hukum lebih transparan tanpa tebang pilih.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Front Komunitas Indonesia Satu(FKI-1) Kabupaten Nias Selatan, Erwinus Laia, S.Sos, MM, MH meminta supaya Kejaksaan Negeri Telukdalam segera melakukan penahanan terhadap Sozisokhi Sihura yang telah ditetapkan sebagai tersangka agar hal ini tidak menjadi presiden buruk bagi penegak hukum.

“Sebab kalau tidak ditahan maka tidak akan memberikan efek jera. Dan juga kepada beberapa orang yang diduga punya keterlibatan kuat dalam kasus yang merugikan ribuan orang mahasiswa USBM Nias Selatan,” pungkasnya. (zet/Tim)

Satu tanggapan untuk “Tersangka Kasus USBM, Sozisokhi Sihura Belum Ditahan

  • 9 Desember 2014 pada 18:32
    Permalink

    Kalau sudah di tetapkan sebagai tersangka,kenapa tidak dilakukan penahanan,berarti ada alasan apa tidak ditahan sedangkan yg belum remi tetsangka kalau masyarakat biasa langsung ditahan,ini sudah ada status sebagai tersangka kenapa tidak ditahan,tolong kepada penyidik Hukum di kejaksaan Nias Selatan jangan terindikasi kopromi Hukum karna afanya Aktor yg dilatar belakangi pemerintahan Daerah.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *