Tanah Warisan Syafei Rohili Diduga Diserobot Orang Lain

tanah diserobotJakarta, (BIN) – Berawal dari sengketa tanah warisan Verp.Indonesia no 157/156 tahun 1960-1964 atas nama Sainan, Syafei Rohili (74) ahli waris dari Rohili bin Sainan mengalami kesulitan untuk memiliki tanah seluas 430 meter yang diwariskan alm bapaknya tersebut. Pasalnya tanah warisannya yang beralamat di Gg.AA Rt 09/09 Kel.Palmerah JakBar diduga dikuasai oleh warga setempat yang tidak memiliki hak apapun, yakni Jamil, Nasrul, dan Norina.

Syafei lantas mengadukan kepada Suparto ketua RT perihal tanahnya. Karena selain ketua RT, Suparto ada ikatan keluarga dengan Syafei, dan mengetahui riwayat tanah warisan tersebut. Tetapi apa yang dikehendaki Syafei tidak sesuai harapannya, Suparto tidak mau memberikan keterangan yang sebenarnya untuk memberitahukan keberadaan tanah kepada yang menguasai atau penyerobot. Ironisnya, malah terkesan seperti membelanya.

Tidak puas dengan perlakuan ketua RT, Syafei mengadukan kepada Lurah Palmerah, Syamsudin Noer. Sebagai pejabat yang harus netral, Lurah menanggapi aduan Syafei, dan memfasilitasi untuk dimusyawarahkan, selanjutnya melayangkan surat mengundang ketua RT, RW dan sang penyerobot. Namun anehnya mereka semua yang diundang tidak ada yang hadir. Hal ini membuat Syafei semakin kesal atas perlakuan mereka semua.

Selanjutnya Syafei mengkuasakan kasusnya kepada Kantor Hukum KRISTANDAR & Partner. Menurut pengakuan Syafei kepada wartawan, kuasa hukumnya sudah melayangkan dua kali surat somasi kepada si penyerobot, tetapi tetap saja mereka tidak mengindahkan, seolah-olah meraka tidak berdosa dan melecehkan Hukum.

Lebih lanjut Syafei Rohili menghimbau dan meminta kepda lurah, RT dan RW setempat untuk membantu mberitahukan kembali si penyerobot Tanah segera mengosonkan tanahnya, sebelum ia meminta kuasa hukumnya untuk lebih tegas lagi memproses si penyerobot ke meja hijau, imbuhnya.(dir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *