Sekretaris MKGR Muara Enim Diduga Salah Gunakan Wewenang dan Jabatan

Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

Muara Enim, SUMSEL, (BIN) – Dugaan penyalahgunaan wewenang/jabatan Sekretaris Ormas MKGR Kabupaten Muara Enim Alfrian Andini, SE sudah melakukan di luar ketentuan aturan Ormas yakni telah melanggar AD/ART kepengurusan Ormas tersebut, ternyata mulai menuai kecaman dari beberapa pengurus serta sang ketua Ormas MKGR yang ada di kabupaten Muara Enim.

Pasalnya, Alfrian Andini selaku sekretaris diduga dalam mengemban jabatannya itu telah memanfaatkan Ormas MKGR, yakni dengan membuat profosal yang disebarkan ke instansi–instansi Pemerintahan Kabupaten Muara Enim dengan dalil untuk pembayaran kontrak Kantor MKGR, ternyata menurut pengurus maupun ketua MKGR itu sendiri bahwa sekretaris MKGR itu tidak pernah melibatkan kepengurusan Ormas MKGR dalam pengajuan suatu proposal tersebut ke Instansi instansi.

Hal inipun ditegaskan oleh ketua Ormas MKGR Kabupaten Muara Enim Ir. Febriansyah, bahwa ia tidak pernah merasa dilibatkan maupun memerintakan Alfrian Andini,selaku sekretaris membuat profosal tersebut.

“Jika memang MKGR ini tidak mampu untuk sewa kantor, Berkantor dirumah saja. Jangan memaksakan diri seperti ini, kalau seperti ini saya selaku ketua MKGR Kabupaten Muara Enim ini malu terhadap SKPD yang ada di kabupaten ini. Dan perlu diketahui kita sebagai ORMAS bukan untuk meminta-minta bantuan kesana-sini, namun tujuan ORMAS itu untuk membantu masyarakat,” tegas Febri, belum lama ini.

Lebih lanjut kata Febri, dengan tersebarnya profosal yang dibuat oleh Alfrian Andini ini, banyak SKPD yang telah melapor kepadanya.

“Banyak wajah kepala SKPD tersebut masam muka, dan pengaduan dari instansi pemerintahan di Kabupaten Muara Enim ini mengeluhkan mengenai profosal tersebut yang tertera dengan nama Ormas MKGR Kabupaten Muara Enim, padahal sekali lagi saya tegaskan saya selaku ketua MKGR itu sendiri tidak pernah merasa dilibatkan apalagi merasa menandatangani profosal tersebut,” tegas Febri dengan nada kecewa.

Menurutnya, akibat masalah ini, banyak keluhan dari SKPD yang melapor ke dirinya dan ia dalam waktu dekat akan memanggil sekretaris MKGR tersebut (Alfrian Andini,SE-Red) secepatnya, agar permasalahan ini tidak berkembang lebih luas lagi, dan jika memang nanti terbukti tentunya pihaknya akan memberi sangsi yang tegas kapadanya.

Sementara itu, menurut wakil ketua MKGR Kabupaten Muara Enim Usdek Sembiring kepada BIN Pers, jumat (28/11) mengatakan, pihaknya sudah mendengar informasi tersebut terkait tentang permainan proposal yang lakukan oleh sekretaris MKGR Kabupaten Muara Enim Alfrian Andini SE yang telah menyebarkan Profosal tersebut. Yang jelas lanjut dia, kalau melihat dari apa yang sudah di lakukan rekannya itu,bukan untuk kepentingan MKGR,melainkan untuk kepentingan dirinya sendiri atau kepentingan pribadi.

“Kalau memang itu untuk kepentingan ORMAS MKGR, seharusnya rapatkan dulu kepada anggota MKRG lainnya sebelum melakukan tindakan, dalam hal ini melakukan penyebaran profosal ke Kantor-Kantor. Dan perbuatan sekretaris ini sangat memalukan anggota MKGR Kabupaten Muara Enim lainya, sebab pembuatan profosal ini tanpa musyawarah dengan anggota, dan hal ini jelas sudah melakukan pelanggaran AD/ART kepengurusan Ormas,” ujarnya.

Yang parahnya lagi lanjut Usdek, pembuatan profosal ini tanpa melibatkan ketua maupun pengurus MKGR itu sendiri. Melihat kenyataan yang ada, perbuatan sang Sekretaris tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja, dan jika memang benar sang sekretaris tersebut harus dapat mempertanggungjawabkannya dan siap menerima sangsi dari organisasi.
.
Dikatakan lagi oleh Usdek, Ormas ini fungsinya yakni sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat, bukan untuk meminta-minta. Ia selaku wakil ketua 1 juga merasa malu, dan ini sangat wajar kalau ketua MKGR tersebut marah besar, karena tanpa sepengetahuan dirinya tahu-tahu profosal sudah tersebar kemana-mana.

“Dan perlu diketahui saya selaku wakil ketua 1 terhitung 1 januari 2014, saya tidak pernah dilibatkan lagi dari segala kegiatan MKGR ini, padahal sebelumnya saya selaku wakil ketua yang diberi mandat oleh ketua untuk menanda tangani surat menyurat. Kalau saya lihat Ulah sekretaris ini sangat mengecewakan sekali, dan ini harus ditindak tegas, dan sangat tidak tau diri,” tandasnya.

Ketika dikonfirmasi permasalahan ini dengan Alfrian Andini,SE selaku sekretaris MKGR Kabupaten Muara Enim, dia mengakui memang benar dia membuat profosal itu, dan menyebarkannya ke dinas-dinas dengan tujuan untuk membayar sewa kantor MKGR, dan sekarang Kantor MKGR ini sudah dibayar, tapi pindah ke gedung sebelahnya lagi.

“Sebetulnya saya sudah berkali-kali mengutarakan hal ini ke ketua MKGR namun tidak ada tanggapan sama sekali darinya. Dengan kenyataan sepert ini maka saya ambil langkah alternatif dengan membuat profosal tersebut, untuk menyelesaikan masalah sewa kantor ini,” ujar Alfrian.

ketika ditanya wartawan kenapa tidak rapat anggota untuk menyelesaikan masalah tersebut? ‎”Alfrian “Bungkam”

Kontributor: Aldo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *