BINPERS

Berita Investigasi Nasional

RSUD Sarolangun Perlu Peran Psikolog

Dr.Irwansyah Direktur Rumah Sakit Umum Sarolangun
Dr.Irwansyah Direktur Rumah Sakit Umum Sarolangun

Sarolangun, JAMBI, (BIN) – Demi meningkatkan mutu pelayanan yang optimal pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.DR.HM. Quzwain Sarolangun, rencananya dalam minggu ini akan mengadakan work shop yang mendatangkan Psikolog Marlinda,S.psi, M.psi dari Biro Psikologi Marsha Punta Dewa, Kota Medan. Work shop bertemakan Pradigma Rumah Sakit.

Acara tersebut cukup beralasan karena pihak rumah sakit pada setiap tahunnya telah mengirimkan tenaga fungsional baik itu Perawat, keuangan dan tenaga lainnya dalam pelatihan jangka pendek. Dalam bidang teknis hal itu perlu dilakukan, untuk itu perlu ada peran psikolog seperti halnya rumah sakit – rumah sakit besar yang ada di Indonesia, secara individu agar disiplin intelektual mengenai cara pandang orang terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir (kognitif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku (konatif).

Paradigma juga berarti seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan praktik yang diterapkan dalam memandang realitas di dalam sebuah komunitas yang sama, khususnya dalam disiplin intelektual yang menghasilkan pelayanan yang diharapkan iaitu pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Direktur Rumas Sakit Daerah Sarolangun Dr.Irwansyah, M.KM Direktur RSUD Sarolangun saat diwawancarai awak media BIN, Minggu (23/11).

Lebih lanjt Irwansyah menegaskan, selain orang berobat, kenyamanan bagi pasien, pelayanan hal yang terpenting. Disamping itu, kata dia, menguasai bidang teknis harus didukung pelayanan prima yang diberikan.

“ Kita melakukan sesuai dengan Petunjuk dari Bapak Bupati, bahwa rumah sakit bukan hanya tempat orang berobat saja akan tetapi pelayanan harus di tingkatkan. Kenyamanan pasien merupakan hal yang utama. Jadi hal itu kita serahkan kepada ahlinya iaitu psikolog guna untuk melatih perubahan prilaku kepada seluruh komunitas di rumah sakit ini, baik itu perawat atau petugas fungsional lainnya. Agar paradigma rumah sakit seperti yang diharapan dalam hal pelayanan publik. Perlu diingat pasien bukan hanya butuh obat tapi juga butuk senyum, dan itu dan itu hal mujarab bagi semangat pasien untuk sembuh “. Kata Dr. Irwansyah Direktur RSUD Sarolangun.

Sementara itu Marlinda, S.psi, M.Psi Psikolog Kota Medan dari Biro Psikologi Marsha Punta Dewa saat dihubungi via seluler mengatakan, dirinya membenarkan bahwa rencananya dalam minggu ini akan mengisi acara work shop di RSUD Sarolangun, salah satunya menyamakan persepsi tentang Visi dan Misi Rumah Sakit.

“ Benar dalam minggu ini insya Allah kita akan datang ke sarolangun, untuk mengisi acara workshop di RSUD Sarolangun. Tujuan acara kegiatanya adalah Pertama, menyamakan persepsi tentang visi dan misi rumah sakit daerah. Kedua, mengenal, memahami, menerima dan menyesuaikan diri terhadap tuntutan masyarakat terhadap fungsi rumah sakit. Ketiga, Meningkatkan rasa memiliki tenaga paramedis dan penunjang layanan rumah sakit terhadap institusi “. Jelas Marlinda Psikolog Asal Sarolangun yang berkiprah di Kota Medan tersebut.

Repoter: Nal – BIN Sarolangun
Editor: Lucky’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *